Example floating
Example floating
Example 1600x495
BeritaHot NewsHumasKriminalitasPress Release

SATRESKRIM POLRES PANGANDARAN TANGKAP DPO KASUS PENGANIAYAAN

543
×

SATRESKRIM POLRES PANGANDARAN TANGKAP DPO KASUS PENGANIAYAAN

Sebarkan artikel ini

Pangandaran – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pangandaran berhasil mengamankan seorang pelaku. Pelaku tersebut masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus penganiayaan. Penangkapan dilakukan pada Sabtu, 9 Agustus 2025. Pelaku berinisial DANI tersebut ditangkap di Dusun Binangun, Desa Kondang Jajar, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran.

Kasus ini bermula dari peristiwa penganiayaan yang terjadi pada Senin, 30 Desember 2024, sekitar pukul 06.00 WIB, di depan Pom Indostation Cibenda, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran. Korban, Mia Kusmiati (24), mengalami luka memar di kelopak mata kiri dan luka di kaki kiri akibat dipukul, diinjak, dan didorong hingga terjatuh bersama motornya.

CALL CENTER
Example 300x600
Kapolres Pangandaran

Setelah kejadian, pelaku melarikan diri dan ditetapkan sebagai DPO oleh Polres Pangandaran. Selama pelarian, pelaku mengaku kerap bersembunyi di hutan untuk menghindari pengejaran polisi.

Kapolres Pangandaran AKBP Dr. Andri Kurniawan, S.I.K., M.H. yang diwakilkan oleh Kasat Reskrim Polres Pangandaran AKP Idas Wardidas, S.H., M.H. menjelaskan bahwa saat penangkapan, pelaku sempat melakukan perlawanan. “Namun anggota kami berhasil melumpuhkan pelaku secara tegas dan terukur,” ujarnya.

Usai diamankan, pelaku langsung dibawa ke Mapolres Pangandaran untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Saat ini, pelaku ditahan di Rutan Polres Pangandaran guna proses hukum sesuai Pasal 351 Ayat (1) KUHP tentang penganiayaan.

Polres Pangandaran mengimbau masyarakat untuk melaporkan segera jika mengetahui keberadaan pelaku kejahatan atau DPO lainnya demi terciptanya keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Pangandaran.

Example 1800x450

Komentar

Kompolnas Dukung Langkah Polda Metro Jaya Tekan Kejahatan Jalanan di Jakarta
Berita

Komisi Kepolisian Nasional atau Kompolnas mendukung langkah Polda Metro Jaya dalam menekan kejahatan jalanan. Dukungan itu disampaikan setelah Polda Metro Jaya bersama Polres jajaran mengungkap 127 kasus kejahatan jalanan selama periode 1 hingga 22 Mei 2026.