Example floating
Example floating
Example 1600x495
Hot NewsHumas

Pimpinan Ponpes di Pangandaran Serukan Kedamaian di Tengah Aksi Demo

379
×

Pimpinan Ponpes di Pangandaran Serukan Kedamaian di Tengah Aksi Demo

Sebarkan artikel ini

Pangandaran – Aksi orasi dan penyampaian aspirasi berlangsung di depan Gedung DPRD Kabupaten Pangandaran, Parigi. Kegiatan ini terjadi siang ini (Senin, 1 September 2025). Massa aksi terlihat memasang pita merah putih di pergelangan tangan sebagai tanda kebersamaan dan nasionalisme. Pintu gerbang DPRD pun dibiarkan terbuka untuk mengantisipasi adanya pihak-pihak yang mencoba menyusup ke dalam barisan.

Dalam momentum tersebut, Hab Budin, Pimpinan Pondok Pesantren Matahulung Jaya Sari, menyampaikan orasi yang menekankan pentingnya menjaga kondusifitas wilayah serta menolak segala bentuk tindakan anarkis.

CALL CENTER
Example 300x600
Kapolres Pangandaran

“Saya bukan anti kritik, karena saya juga bagian dari kritik. Saya juga bukan anti aksi dan demonstrasi, karena saya pun aktivis. Tapi ketika demokrasi ditunggangi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, apalagi bukan dari masyarakat Pangandaran, maka saya mengutuk kegiatan yang bersifat anarkis dan merugikan warga,”* tegasnya.

Hab Budin mengajak seluruh elemen masyarakat – pemuda, ormas, pondok pesantren, hingga para santri – untuk bersatu menjaga keamanan dan persaudaraan.

“Mari kita jaga kampung kita, kita jaga rumah kita dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Penampilan boleh berbeda, tapi hati kita sama: mencintai Pangandaran,”* ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa perbedaan latar belakang tidak boleh memecah persatuan. Dengan kedamaian, roda pemerintahan maupun ekonomi bisa berjalan dengan baik, sehingga masyarakat dapat hidup lebih sejahtera.

Dalam pesan keagamaannya, Hab Budin menekankan bahwa masa lalu tidak menentukan masa depan seseorang. Ia mencontohkan sahabat Nabi, Umar bin Khattab, yang pernah memiliki masa lalu kelam namun akhirnya menjadi pemimpin besar umat Islam.

“Walaupun penampilan kita berbeda, siapa tahu di mata Allah justru kalian yang lebih mulia. Karena itu mari kita saling menghargai, saling merangkul, dan saling bersahabat. Dengan damai, semua akan lebih baik,”* tambahnya.

Kapolres Pangandaran, AKBP Dr. Andri Kurniawan, S.I.K., M.H., yang turut hadir, menyampaikan apresiasi atas sikap damai yang disuarakan oleh pimpinan pesantren.

“Kami dari jajaran Polres Pangandaran sangat menghargai dan berterima kasih atas ajakan damai yang disampaikan oleh pimpinan pesantren. Dukungan para tokoh agama sangat berarti bagi kami dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Bersama-sama kita wujudkan Pangandaran yang aman, damai, dan sejuk,”* ungkap Kapolres.

Aksi di depan DPRD Pangandaran berjalan tertib dan kondusif. Seruan bersama antara tokoh agama dan aparat kepolisian diharapkan menjadi pengingat bagi masyarakat untuk terus mengedepankan persatuan dan menjauhi provokasi yang dapat merugikan daerah.

Example 1800x450

Komentar

Mobil Honda Jazz Terperosok ke Selokan di Parigi Pangandaran, Satu Orang Luka Ringan
Berita

mengimbau para pengendara untuk selalu berhati-hati saat melintas di jalan sempit serta mengutamakan keselamatan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

Dua Pemuda Terluka Akibat Ledakan Petasan di Mangunjaya, Polisi Datangi TKP PANGANDARAN – Sebuah ledakan yang diduga berasal dari petasan terjadi di Dusun Babakan RT 007 RW 002, Desa Sindangjaya, Kecamatan Mangunjaya, Kabupaten Pangandaran, Jumat (6/3/2026) sekitar pukul 14.30 WIB. Akibat kejadian tersebut, dua orang pemuda mengalami luka berat. Kapolsek Padaherang AKP Abdurahman bersama anggota segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan dari para saksi. Dua korban yang mengalami luka berat diketahui berinisial A.S. (22), warga Dusun Babakan Desa Sindangjaya, dan H.R.A. (19), warga Dusun Babakan RT 004 RW 002 Desa Sindangjaya Kecamatan Mangunjaya. Berdasarkan keterangan saksi I.M. (65), peristiwa bermula saat dirinya mendengar suara ledakan dari arah rumah korban sebanyak tiga kali. Mendengar suara tersebut, saksi kemudian mendatangi sumber suara dan menemukan korban A.S. dalam keadaan tergeletak di dapur rumah, sementara korban H.R.A. berada di bagian belakang rumah. Di lokasi kejadian juga ditemukan ceceran kertas yang diduga merupakan sisa petasan. Diduga kuat ledakan tersebut berasal dari petasan yang dibuat oleh korban A.S. Kedua korban kemudian segera dievakuasi ke Puskesmas Mangunjaya untuk mendapatkan penanganan medis. Berdasarkan keterangan tenaga medis, korban A.S. harus dirujuk ke RSOP Ciamis untuk penanganan lebih lanjut. Kapolsek Padaherang AKP Abdurahman mengatakan pihak kepolisian telah melakukan sejumlah langkah penanganan, di antaranya menerima laporan, mendatangi TKP, mendata korban dan saksi, serta melaporkan kejadian tersebut kepada pimpinan. Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait peristiwa ledakan tersebut.
Berita

Dua korban yang mengalami luka berat diketahui berinisial A.S. (22), warga Dusun Babakan Desa Sindangjaya, dan H.R.A. (19), warga Dusun Babakan RT 004 RW 002 Desa Sindangjaya Kecamatan Mangunjaya.