Pangandaran – Upaya mendukung program ketahanan pangan terus digalakkan di berbagai wilayah, termasuk di Desa Sukahurip, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran. Pada Minggu (12/04/2026) sekitar pukul 08.30 WIB, telah dilaksanakan kegiatan penanaman jagung di lahan pertanian yang berlokasi di Dusun Bengkekan RT 001 RW 002.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata sinergitas antara aparat kepolisian, pemerintah desa, serta kelompok tani dalam meningkatkan ketahanan pangan sekaligus mendorong produktivitas sektor pertanian di tingkat desa. Penanaman jagung dilakukan di lahan yang berada di lokasi Unla Dusun Bengkekan, yang dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai lahan pertanian produktif.
Hadir dalam kegiatan tersebut Bhabinkamtibmas Desa Sukahurip Briptu Dwike Hofidin, Ketua Kelompok Tani, perangkat desa, serta para petani dari kelompok Berkah Family. Kehadiran berbagai unsur ini menunjukkan adanya kolaborasi yang solid dalam mendukung program pemerintah, khususnya di bidang pertanian dan ketahanan pangan.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan diawali dengan persiapan lahan yang kemudian dilanjutkan dengan penanaman bibit jagung secara bersama-sama. Suasana gotong royong dan kebersamaan terlihat jelas selama kegiatan berlangsung, di mana seluruh peserta turut berpartisipasi aktif dalam proses penanaman. Hal ini mencerminkan tingginya kepedulian masyarakat terhadap pemanfaatan lahan serta pentingnya menjaga ketersediaan pangan di wilayahnya.
Di sela-sela kegiatan, Bhabinkamtibmas Desa Sukahurip juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat. Warga diimbau untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, mempererat hubungan antarwarga, serta terus menjalin komunikasi yang baik dengan pihak kepolisian. Pendekatan humanis ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat.
Kegiatan penanaman jagung ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan hasil pertanian, tetapi juga diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat setempat. Dengan pengelolaan yang baik, hasil panen nantinya diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan para petani.
Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara masyarakat, pemerintah desa, dan aparat keamanan dapat berjalan harmonis dalam mendukung program ketahanan pangan serta menjaga stabilitas wilayah.
















