angandaran – Malam di Pangandaran mendadak berubah bak adegan film laga. Sebuah mobil Luxio warna abu-abu melaju ugal-ugalan, memicu kecurigaan warga dan aparat kepolisian. Teriakan “kejar mobil itu!” menggema, memicu aksi pengejaran dramatis hingga membuat dua terduga pelaku pencurian asal Tasikmalaya tak berkutik.
Aksi bermula di kawasan Cinta Ratu, ketika warga melihat kendaraan melaju tak wajar. Tanpa persiapan, warga langsung melakukan pengejaran. Polisi dari Polsek Cijulang dan Polsek Parigi membantu mereka. Bripka Kana, Brigadir Andri, Bripka Riko, serta Bripda Rifki Alfarizi memimpin tim polisi.
Ketegangan memuncak saat mobil target hilang kendali dan berhenti mendadak. Dua orang di dalamnya panik, melompat keluar, lalu berusaha kabur ke semak-semak gelap. Namun, langkah mereka sudah terbaca. Polisi bersama warga mengepung lokasi hingga keduanya berhasil diamankan.
Kedua pelaku berinisial R (32) dan PH (25), diketahui berasal dari Tasikmalaya. Salah satunya adalah R. Sebelumnya, dia diduga terlibat dalam kasus pencurian sepeda motor Honda Beat . Kejadian itu terjadi di depan Masjid Kampung Cintakarimawan, Kecamatan Pancatengah, Kabupaten Tasikmalaya, Minggu (24/8) siang.
Modusnya adalah merusak kunci motor, kemudian memindahkan kendaraan curian ke dalam mobil. Dari informasi tersebut, kepolisian menduga keduanya bagian dari jaringan pencurian kendaraan lintas daerah.
Kini, keduanya menjalani pemeriksaan intensif di Polres Pangandaran. Polisi masih melakukan pendalaman kasus serta berkoordinasi dengan Polres Tasikmalaya untuk mengembangkan penyelidikan.
















