Example floating
Example floating
Example 1600x495
BeritaHumasKriminalitasPress Release

POLDA LAMPUNG BONGKAR HOME INDUSTRI SENJATA API RAKITAN, JARINGAN PENJUAL AMUNISI ONLINE DITANGKAP DI JAWA TENGAH

507
×

POLDA LAMPUNG BONGKAR HOME INDUSTRI SENJATA API RAKITAN, JARINGAN PENJUAL AMUNISI ONLINE DITANGKAP DI JAWA TENGAH

Sebarkan artikel ini

Bandar Lampung – Kamis, 26 Juni 2025
Ditreskrimum Polda Lampung berhasil membongkar praktik home industri senjata api. Industri ini berada di wilayah Kemiling, Kota Bandar Lampung. Pengungkapan ini merupakan hasil pengembangan dari kasus pencurian kendaraan bermotor yang terjadi di Kabupaten Tanggamus pada awal Mei 2025. Salah satu pelaku diketahui membawa senjata api rakitan dan sejumlah amunisi.

Penyelidikan yang dilakukan oleh tim Ditreskrimum mengarah pada keberadaan tempat perakitan senjata api. Lokasi ini berada di sebuah rumah di Kelurahan Pinang Jaya, Kecamatan Kemiling. Dalam penggerebekan tersebut, petugas menangkap tiga orang pelaku berinisial A, RK, dan RS. Dari lokasi tersebut, polisi menyita empat pucuk senjata api rakitan. Senjata tersebut dimodifikasi dari airsoft gun. Polisi juga menemukan mesin bor dan las, berbagai komponen senjata, serta ribuan butir amunisi aktif.

CALL CENTER
Example 300x600
Kapolres Pangandaran

Pengembangan kasus berlanjut hingga ke wilayah Jawa Tengah. Tepatnya di Kabupaten Purbalingga, tempat di mana petugas berhasil menangkap seorang tersangka berinisial ABT. Dia diduga menjadi pemasok utama amunisi. Tersangka menjual amunisi secara ilegal melalui marketplace dengan modus menyamarkan peluru sebagai komponen mur dan baut. Dalam pemeriksaan, polisi menyita lebih dari 8.000 butir peluru aktif dari berbagai kaliber, termasuk di antaranya peluru buatan PT Pindad.

Dari hasil penyelidikan, diketahui bahwa pelaku membuka toko daring bernama “Murbaut2006” dan “Taliroso Shop”. Ia menyamarkan produk dengan mencantumkan nama-nama teknis namun menyisipkan kode kaliber senjata. Barang kemudian dikirim kepada pembeli melalui jasa ekspedisi umum, dengan kemasan yang tidak mencurigakan.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol. Umi Fadilah Astutik menjelaskan bahwa pengungkapan ini menjadi bukti adanya modus baru. Modus ini terdapat dalam peredaran senjata dan amunisi ilegal. Modus tersebut memanfaatkan celah distribusi digital. Menurutnya, penggunaan platform e-commerce sebagai jalur distribusi ilegal menjadi perhatian khusus dan memerlukan pengawasan lebih ketat.

Para pelaku kini telah diamankan di Mapolda Lampung dan tengah menjalani proses hukum. Mereka dijerat dengan Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951. Aturannya tentang kepemilikan senjata api dan amunisi tanpa izin. Ancaman hukumannya dapat mencapai 20 tahun penjara.

Kapolda Lampung Irjen Pol. Helmy Santika menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran yang telah bekerja keras mengungkap kasus ini. Ia juga menegaskan komitmen Polda Lampung dalam memberantas jaringan peredaran senjata api rakitan dan amunisi ilegal. Selain itu, mereka memperkuat kerja sama lintas wilayah dan instansi. Hal ini dilakukan guna mencegah kejahatan serupa terulang.

Example 1800x450

Komentar

Satresnarkoba Polres Pangandaran Ungkap Peredaran Pil Ekstasi Logo Superman di Wilayah Pangandaran
Berita

Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Pangandaran Polda Jawa Barat berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis pil ekstasi berlogo Superman di wilayah Kabupaten Pangandaran

Patroli Gabungan Polres Pangandaran Jelang Ramadan, 100 Botol Miras Diamankan
Berita

Kegiatan melibatkan personel Polres Pangandaran, TNI, Polisi Militer, Satpol PP, serta Dinas Perhubungan Kabupaten Pangandaran dengan sasaran tempat hiburan malam di wilayah Pangandaran.

Polisi Ungkap Pencurian di SMK Al-Kautsar Kalipucang
Berita

Peristiwa pencurian diketahui terjadi sekitar pukul 22.00 WIB. Terduga pelaku diduga masuk ke area sekolah dengan cara merusak jendela ruang guru menggunakan alat pahat, kemudian mengambil sejumlah barang milik sekolah.

*Putus Rantai Tengkulak, Polri Fasilitasi Permodalan KUR dan Penyerapan Bulog bagi Petani Jagung* *JAKARTA* – Jumat, 6 Februari 2026, Polri menyelenggarakan rapat koordinasi bersama Kementan, Perum Bulog, BPK, Asosiasi Pabrik Pakan Ternak dan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dalam rangka mememperkuat ketahanan pangan nasional melalui ekosistem pertanian jagung pakan ternak. Langkah strategis ini dilakukan untuk mengawal proses produksi jagung dari hulu hingga hilir, sekaligus memastikan kesejahteraan petani binaan Polri di berbagai wilayah Indonesia. Rakor yang diselenggarakan di Mabes Polri ini juga diikuti oleh seluruh gugus tugas Polda se-Indonesia secara daring, dipimpin Karobinkar SSDM Polri selalu wakil posko gugus tugas ketahanan Pangan, Brigjen Langgeng Purnomo. "Kami melaksanakan analisa dan evaluasi hasil kinerja tahun sebelumnya, Indonesia berhasil tanpa Impor jagung pabrik pakan ternak pada tahun 2025 sehingga Rakor ini kami laksanakan untuk konsolidasi dan kolaborasi menjalankan strategi ke depan tahun 2026 menjadi lebih baik lagi" Ujar Brigjen Langgeng. Di sisi hulu, Polri hadir sebagai jembatan bagi Poktan jagung dalam mengatasi kendala permodalan. Melalui skema pembiayaan melibatkan Himbara, Polri memfasilitasi akses Poktan ke perbankan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Salah satu implementasi nyatanya terlihat di wilayah Polda Jawa Barat, tepatnya di Nagreg dan Ciamis, di mana petani mendapatkan kredit modal untuk kembali menanam dan memperluas lahan pertanian jagung. Danang Andi Wijanarko selaku senior vice president BRI dalam paparannya mewakili dari Himbara menyampaikan bahwa BRI sendiri pada tahun 2026 sudah menyiapkan plafond senilai 180T rupiah untuk pembiayaan KUR Mikro di bidang pertanian termasuk ekosistem pertanian Jagung. Tidak hanya urusan modal, Polri melalui Gugus Tugas Ketahanan Pangan juga memberikan perlindungan kepada petani dengan menjaga stabilitas harga. Polri memastikan hasil panen petani tidak terjebak dijual ke tengkulak dengan harga rendah. Sebagai solusinya, Polri menjalin kerja sama dengan Perum Bulog untuk menyerap hasil panen dengan harga lebih baik. Pelaksanaan pengadaan jagung tahun 2026 oleh Bulog didasarkan pada Surat dinas Internal nomor SDI-217/DU000/PD.02.01/12012026 tanggal 12 Januari 2026 tentang pengadaan Jagung dengan target 1 juta ton untuk Cadangan pangan pemerintah tahun 2026 dengan harga 6.400 Rupiah per Kilogram. "Fokus kami adalah menjaga agar harga jagung di tingkat petani minimal sesuai dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP). Di beberapa wilayah, seperti di Jabar dan di Kalsel, kolaborasi ini mendorong pembelian harga yang berpihak ke petani jagung, yakni mencapai Rp6.400 per kg sesuai standar HPP Bulog." Ujar Brigjen Langgeng Purnomo selaku Wakil Posko Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polri. Program ini bertujuan untuk mengembangkan lahan tidur, membebaskan petani dari jebakan tengkulak dan meningkatkan produksi jagung nasional. Dengan pendampingan manajerial yang tepat, diharapkan petani mampu membayar pinjaman modal tepat waktu dan meningkatkan taraf hidup mereka secara berkelanjutan. Melalui rapat koordinasi program ketahanan pangan tahun 2026, Polri berharap dapat memperkuat ekosistem pertanian jagung pakan ternak dan mensejahterakan petani jagung Indonesia.
Berita

Langkah strategis ini dilakukan untuk mengawal proses produksi jagung dari hulu hingga hilir, sekaligus memastikan kesejahteraan petani binaan Polri di berbagai wilayah Indonesia.