Pangandaran – Cuaca hujan ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Pangandaran dalam beberapa hari terakhir membuat kondisi lalu lintas menjadi lebih rawan dan menuntut kewaspadaan tinggi dari seluruh pengguna jalan. Intensitas hujan yang tinggi menyebabkan sejumlah titik mengalami genangan, jalan licin, hingga jarak pandang terbatas, khususnya pada pagi dan malam hari.
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pangandaran mengimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati saat berkendara. Terutama bagi pengendara roda dua yang sangat rentan tergelincir di jalanan licin. Kasat Lantas Polres Pangandaran, IPTU Yudi Risnandar, SH., MH. Menyampaikan agar pengendara mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman antar kendaraan, dan memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak jalan sebelum bepergian.
“Cuaca hujan bisa menimbulkan risiko kecelakaan lalu lintas yang lebih tinggi. Kami minta masyarakat untuk lebih waspada dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas. Pastikan juga lampu kendaraan menyala saat hujan agar terlihat oleh pengguna jalan lain,” ujar IPTU Yudi.
Beberapa titik rawan seperti Jalan Raya Emplak, Jalur Wisata Pantai Pangandaran, dan kawasan perbukitan di wilayah selatan tercatat mengalami peningkatan potensi bahaya karena genangan dan longsoran kecil.
Satlantas Polres Pangandaran juga telah menurunkan personel untuk melakukan patroli dan pengaturan lalu lintas di lokasi-lokasi rawan kecelakaan dan kepadatan. Selain itu, edukasi melalui media sosial dan penyuluhan di lapangan juga terus dilakukan untuk mengingatkan masyarakat tentang pentingnya keselamatan saat berkendara di tengah cuaca buruk.
Dengan kondisi cuaca yang tidak menentu, masyarakat diimbau untuk menunda perjalanan jika tidak mendesak, terutama ketika curah hujan sedang tinggi. Keselamatan adalah yang utama—lebih baik terlambat daripada tidak sampai tujuan. affordablecarsales.co.nz
















