Example floating
Example floating
Example 1600x495
BeritaHumasPress Release

Kecelakaan Udara Kegiatan Terjun Payung di Pangandaran, satu Atlet Meninggal Dunia satu hilang

226
×

Kecelakaan Udara Kegiatan Terjun Payung di Pangandaran, satu Atlet Meninggal Dunia satu hilang

Sebarkan artikel ini
Kecelakaan Udara Kegiatan Terjun Payung di Pangandaran, satu Atlet Meninggal Dunia satu hilang
Kecelakaan Udara Kegiatan Terjun Payung di Pangandaran, satu Atlet Meninggal Dunia satu hilang

Pangandaran – Telah terjadi kecelakaan udara pada kegiatan terjun payung. Insiden ini berujung kecelakaan laut di Perairan Bojongsalawe, Desa Karangjaladri, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran. Kejadian ini terjadi pada Selasa, 30 Desember 2025, sekitar pukul 11.40 WIB.

Kapolres Pangandaran AKBP Dr. Andri Kurniawan, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa peristiwa tersebut mengakibatkan satu orang atlet terjun payung meninggal dunia. Satu orang hilang. Sementara itu, 3 atlet lainnya berhasil selamat meskipun luka-luka.

CALL CENTER
Example 300x600
Kapolres Pangandaran

Kegiatan terjun payung tersebut menggunakan pesawat latih Cessna 185 PK-SRC milik Fly School Ganesha. Pesawat ini lepas landas dari Bandara Nusawiru sekitar pukul 10.15 WIB dengan membawa lima orang penerjun.

Pada ketinggian kurang lebih 10.000 feet, terjadi perubahan arah angin yang cukup signifikan sehingga para penerjun kehilangan kendali dan arah pendaratan. Akibat kejadian tersebut, tiga atlet berhasil melakukan pendaratan darurat di Pantai Bojongsalawe dalam kondisi selamat. Dua atlet lainnya jatuh ke perairan laut.

Satu korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia akibat tenggelam, sedangkan satu korban lainnya dilakukan pencarian sampai saat ini. Adapun identitas korban meninggal dunia bernama Rusli dan yang hilang bernama Widiasih, keduanya merupakan atlet terjun payung asal Kabupaten Bandung.

Sementara itu, tiga korban selamat diketahui bernama Khudlori, Muhammad Almuthofa, dan Karni. Ketiganya telah mendapatkan penanganan medis dan dinyatakan selamat.

Kapolres Pangandaran AKBP Dr. Andri Kurniawan, S.I.K., M.H. menambahkan bahwa jajaran Polres Pangandaran bersama Basarnas, Sat Polairud, TNI AL, dan instansi terkait. Mereka langsung melakukan penanganan di lokasi kejadian. Tindakan tersebut termasuk evakuasi korban. Selain itu, mereka melakukan pengamanan area serta pengumpulan keterangan saksi.

Polres Pangandaran juga telah menghentikan sementara kegiatan terjun payung tersebut guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh penyelenggara kegiatan olahraga udara dan olahraga ekstrem. Mereka harus selalu berkoordinasi dengan aparat keamanan. Selain itu, penyelenggara harus memperhatikan faktor keselamatan dan kondisi cuaca sebelum pelaksanaan kegiatan.

Example 1800x450

Komentar

Patroli Gabungan Polres Pangandaran Jelang Ramadan, 100 Botol Miras Diamankan
Berita

Kegiatan melibatkan personel Polres Pangandaran, TNI, Polisi Militer, Satpol PP, serta Dinas Perhubungan Kabupaten Pangandaran dengan sasaran tempat hiburan malam di wilayah Pangandaran.

Polisi Ungkap Pencurian di SMK Al-Kautsar Kalipucang
Berita

Peristiwa pencurian diketahui terjadi sekitar pukul 22.00 WIB. Terduga pelaku diduga masuk ke area sekolah dengan cara merusak jendela ruang guru menggunakan alat pahat, kemudian mengambil sejumlah barang milik sekolah.

*Putus Rantai Tengkulak, Polri Fasilitasi Permodalan KUR dan Penyerapan Bulog bagi Petani Jagung* *JAKARTA* – Jumat, 6 Februari 2026, Polri menyelenggarakan rapat koordinasi bersama Kementan, Perum Bulog, BPK, Asosiasi Pabrik Pakan Ternak dan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dalam rangka mememperkuat ketahanan pangan nasional melalui ekosistem pertanian jagung pakan ternak. Langkah strategis ini dilakukan untuk mengawal proses produksi jagung dari hulu hingga hilir, sekaligus memastikan kesejahteraan petani binaan Polri di berbagai wilayah Indonesia. Rakor yang diselenggarakan di Mabes Polri ini juga diikuti oleh seluruh gugus tugas Polda se-Indonesia secara daring, dipimpin Karobinkar SSDM Polri selalu wakil posko gugus tugas ketahanan Pangan, Brigjen Langgeng Purnomo. "Kami melaksanakan analisa dan evaluasi hasil kinerja tahun sebelumnya, Indonesia berhasil tanpa Impor jagung pabrik pakan ternak pada tahun 2025 sehingga Rakor ini kami laksanakan untuk konsolidasi dan kolaborasi menjalankan strategi ke depan tahun 2026 menjadi lebih baik lagi" Ujar Brigjen Langgeng. Di sisi hulu, Polri hadir sebagai jembatan bagi Poktan jagung dalam mengatasi kendala permodalan. Melalui skema pembiayaan melibatkan Himbara, Polri memfasilitasi akses Poktan ke perbankan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Salah satu implementasi nyatanya terlihat di wilayah Polda Jawa Barat, tepatnya di Nagreg dan Ciamis, di mana petani mendapatkan kredit modal untuk kembali menanam dan memperluas lahan pertanian jagung. Danang Andi Wijanarko selaku senior vice president BRI dalam paparannya mewakili dari Himbara menyampaikan bahwa BRI sendiri pada tahun 2026 sudah menyiapkan plafond senilai 180T rupiah untuk pembiayaan KUR Mikro di bidang pertanian termasuk ekosistem pertanian Jagung. Tidak hanya urusan modal, Polri melalui Gugus Tugas Ketahanan Pangan juga memberikan perlindungan kepada petani dengan menjaga stabilitas harga. Polri memastikan hasil panen petani tidak terjebak dijual ke tengkulak dengan harga rendah. Sebagai solusinya, Polri menjalin kerja sama dengan Perum Bulog untuk menyerap hasil panen dengan harga lebih baik. Pelaksanaan pengadaan jagung tahun 2026 oleh Bulog didasarkan pada Surat dinas Internal nomor SDI-217/DU000/PD.02.01/12012026 tanggal 12 Januari 2026 tentang pengadaan Jagung dengan target 1 juta ton untuk Cadangan pangan pemerintah tahun 2026 dengan harga 6.400 Rupiah per Kilogram. "Fokus kami adalah menjaga agar harga jagung di tingkat petani minimal sesuai dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP). Di beberapa wilayah, seperti di Jabar dan di Kalsel, kolaborasi ini mendorong pembelian harga yang berpihak ke petani jagung, yakni mencapai Rp6.400 per kg sesuai standar HPP Bulog." Ujar Brigjen Langgeng Purnomo selaku Wakil Posko Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polri. Program ini bertujuan untuk mengembangkan lahan tidur, membebaskan petani dari jebakan tengkulak dan meningkatkan produksi jagung nasional. Dengan pendampingan manajerial yang tepat, diharapkan petani mampu membayar pinjaman modal tepat waktu dan meningkatkan taraf hidup mereka secara berkelanjutan. Melalui rapat koordinasi program ketahanan pangan tahun 2026, Polri berharap dapat memperkuat ekosistem pertanian jagung pakan ternak dan mensejahterakan petani jagung Indonesia.
Berita

Langkah strategis ini dilakukan untuk mengawal proses produksi jagung dari hulu hingga hilir, sekaligus memastikan kesejahteraan petani binaan Polri di berbagai wilayah Indonesia.