PANGANDARAN – Guna memaksimalkan daya jangkau pengamanan dan mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan, Satuan Samapta (Sat Samapta) Polres Pangandaran mengintensifkan patroli bergerak dengan menggunakan kendaraan roda dua (R2) dinas. Langkah ini diambil untuk memastikan kehadiran polisi dapat dirasakan hingga ke pelosok pemukiman dan lorong-lorong sempit yang sulit diakses oleh kendaraan roda empat.
Patroli motor (Patmor) yang dinamis ini bergerak di bawah kendali langsung Kasat Samapta Polres Pangandaran, Iptu Jajat Jatnika, S.H., M.H., dengan menyisir titik-titik rawan kriminalitas, daerah sunyi, hingga jalur-jalur tikus yang sering dimanfaatkan untuk tindakan melanggar hukum.
Dengan mobilitas tinggi yang dimiliki armada R2, personel Sat Samapta dapat melakukan pergerakan cepat (quick response) dalam memantau situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Pangandaran.
Kapolres Pangandaran melalui Kasat Samapta, Iptu Jajat Jatnika, S.H., M.H., menjelaskan bahwa penggunaan kendaraan roda dua dalam patroli ini merupakan strategi untuk meningkatkan efisiensi dan responsivitas petugas di lapangan.
“Patroli R2 ini memberikan keunggulan dalam hal kecepatan dan fleksibilitas rute. Petugas kami bisa dengan mudah menerobos gang-gang pemukiman warga, melintasi jalur pesisir pantai yang padat, hingga memantau kawasan padat penduduk yang tidak bisa dilalui mobil patroli biasa,” jelas Iptu Jajat Jatnika, S.H., M.H.
Selain melakukan pengawasan wilayah, personel yang mengawaki armada R2 juga sesekali berhenti untuk berdialog langsung dengan tokoh masyarakat dan pemuda yang sedang berkumpul. Mereka menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, mengantisipasi aksi balap liar, serta mengingatkan warga agar selalu mengunci ganda kendaraan bermotor mereka saat diparkir.
“Kami ingin memastikan tidak ada sudut wilayah yang luput dari pengawasan polisi. Melalui patroli motor ini, kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan tidak segan melapor ke layanan Call Center 110 jika menemukan hal-hal yang mencurigakan,” pungkasnya.
Kegiatan patroli R2 ini berjalan dengan aman, tertib, dan mendapatkan respon positif dari warga desa yang merasa lingkungan tempat tinggal mereka menjadi lebih terjaga dan aman dari potensi tindak kejahatan.

















