Pangandaran – Polsek Padaherang menghadiri sekaligus melakukan monitoring dan pengamanan kegiatan Sukanagara Berdzikir dan Lailatul Ijtima yang diselenggarakan di Lapang Lingga Kencana, Dusun Sukanagara RT 021 RW 005, Desa Sukanagara, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Selasa (7/7/2026) malam.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 20.00 WIB hingga 23.00 WIB tersebut digelar dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Acara diselenggarakan oleh Nahdlatul Ulama (NU) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Desa Sukanagara dengan penanggung jawab kegiatan Kyai Sardi Idris.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua MUI Indonesia KH. Dr. Marsudi Syuhud, M.M., Dewan Partai PAN Cicih Mintarsih, Kabag Kesra Kabupaten Pangandaran Nana Sutisna, S.Kep., Ners., M.M., Camat Padaherang, Kapolsek Padaherang AKP Abdurahman, Danramil Padaherang, Kepala Desa Sukanagara, Bhabinkamtibmas Desa Sukanagara, jajaran GP Ansor dan Fatayat NU Kabupaten Pangandaran serta Kecamatan Padaherang, Muslimat NU se-Kecamatan Padaherang, Banser, dan masyarakat yang hadir memadati lokasi kegiatan.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan sholawat, sambutan-sambutan, santunan kepada anak yatim piatu, pelaksanaan Istighotsah Kubro, penyampaian tausiyah keagamaan, hingga penutupan.
Dalam tausiyahnya, KH. Dr. Marsudi Syuhud, M.M. menyampaikan bahwa bulan Muharram merupakan bulan yang sangat mulia dalam Islam dan dikenal sebagai Syahrullah atau Bulan Allah. Ia menjelaskan bahwa Muharram termasuk salah satu bulan suci yang memiliki keutamaan besar sehingga umat Islam dianjurkan memperbanyak amal saleh, dzikir, sedekah, dan puasa sunah.
Selain itu, momentum Tahun Baru Islam menjadi waktu yang tepat untuk melakukan muhasabah atau introspeksi diri atas perjalanan kehidupan yang telah dilalui. Masyarakat diajak untuk berhijrah menuju kehidupan yang lebih baik dengan meninggalkan kebiasaan buruk dan meningkatkan kualitas ibadah serta kepedulian sosial terhadap sesama.
Kapolsek Padaherang AKP Abdurahman menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan keagamaan tersebut yang tidak hanya menjadi sarana memperkuat nilai-nilai spiritual, tetapi juga mempererat ukhuwah Islamiyah dan kebersamaan masyarakat dalam menjaga persatuan serta kerukunan.
Kehadiran Polri dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap aktivitas keagamaan masyarakat sekaligus memastikan seluruh rangkaian acara berjalan dengan aman dan tertib.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar, dan kondusif.

















