PANGANDARAN — Penyelenggaraan Pangandaran Airshow 2026 yang dihelat di Susi Air International Beach Strip, Desa Wonoharjo, Kecamatan Pangandaran, tuntas digelar pada Minggu (06/09/2026). Acara yang berlangsung sejak 4 September tersebut sukses menjadi magnet hiburan edukatif bagi masyarakat sekaligus ajang promosi potensi pariwisata daerah.
Selama hari ketiga atau hari penutupan, petugas keamanan gabungan bersiaga mengawal jalannya acara yang memadukan pertunjukan udara dan pemberdayaan ekonomi rakyat. Warga dari berbagai wilayah tampak antusias mengunjungi 16 stan UMKM bertema “Cita Rasa Terbaik Priangan Timur” yang memamerkan produk olahan pangan serta komoditas unggulan lokal Pangandaran.
Proses repatriasi atau kepulangan pesawat peserta menuju pangkalan masing-masing mulai bergulir sejak pukul 08.30 WIB. Koordinasi intensif antara panitia, otoritas penerbangan, dan petugas pengamanan lapangan terus dijalin untuk menjamin keselamatan setiap pergerakan pesawat di landasan pacu pesisir tersebut.
Namun demikian, dinamika cuaca dan aktivitas vulkanik memberikan tantangan tersendiri pada penutupan kegiatan kali ini. Sebanyak tujuh unit pesawat dilaporkan masih harus tertahan (delay) di area beach strip lantaran jalur penerbangan menuju wilayah tujuan terdampak paparan abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.
Menyikapi hal tersebut, langkah antisipasi cepat diambil oleh pihak keamanan. Sebanyak enam personel ditugaskan bersiaga secara bergantian dengan sistem shift 12 jam hingga Senin pagi guna mengamankan aset penerbangan dan memastikan area parkir pesawat tetap terlindungi hingga cuaca serta ruang udara dinyatakan aman untuk dilalui.













