Example floating
Example floating
Example 1600x495
BeritaPolsek Parigi

Polsek Parigi Hadiri Festival 28 Bahasa 2025 di SMK Bakti Karya Parigi

131
×

Polsek Parigi Hadiri Festival 28 Bahasa 2025 di SMK Bakti Karya Parigi

Sebarkan artikel ini

Parigi, 20 Oktober 2025 — SMK Bakti Karya Parigi kembali menjadi tuan rumah perayaan budaya tahunan melalui Festival 28 Bahasa Tahun 2025 . Ps. Kanit Intelkam Polsek Parigi Bripka Riko Heris Mulyadi, S.H hadiri acara tersebut yang berlangsung meriah pada hari Senin, 20 Oktober 2025, mulai pukul 09.00 hingga 17.00 WIB, kegiatan tersebut berlokasi di halaman SMK Bakti Karya Parigi, Dusun Cikubang Desa Cintakarya Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran.

Festival ini merupakan kegiatan rutin yang telah dilaksanakan sejak tahun 2017 dan selalu menjadi perayaan Hari Sumpah Pemuda, Bulan Bahasa, sekaligus memperingati ulang tahun Kabupaten Pangandaran. Tujuannya adalah untuk menjunjung tinggi keragaman alam, budaya, dan kearifan lokal.

CALL CENTER
Example 300x600
Kapolres Pangandaran

Penanggung jawab kegiatan, Sdr. Jujun Junaedi, S.Pd. , yang juga merupakan Kepala Sekolah SMK Bakti Karya Parigi, menyatakan bahwa acara ini menjadi wadah penting bagi generasi muda untuk merayakan dan memahami kekayaan budaya Indonesia.

Dihadiri Tokoh Daerah dan Penggiat Budaya, Festival ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak yang turut hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya : Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Pangandaran, Pendiri Komunitas Sabalad dan Penggagas Sekolah Multikultural,Anggota BPD Cintakarya, Patriot Desa, Panitia Penyelenggara, dan masyarakat sekitar, serta peserta dari perwakilan siswa-siswi SMP N 2 Parigi dan SD sekitar Desa Cintakarya beserta dewan guru.

Festival 28 Bahasa menyajikan rangkaian acara yang sarat edukasi dan budaya, meliputi Karnaval Budaya yang menampilkan kekayaan tradisi Nusantara, Ragam Workshop yang fokus pada pengembangan kearifan lokal, Panggung Orasi 28 Bahasa di mana peserta menampilkan orasi menggunakan berbagai bahasa daerah di Indonesia, Gebyar Hidangan Nusantara yang memamerkan kuliner Indonesia, Dialog Kebudayaan sebagai wadah diskusi mengenai pelestarian budaya.

Kehadiran Ps. Kanit Intelkam Polsek Parigi memastikan seluruh rangkaian Festival 28 Bahasa 2025 berjalan aman, lancar, dan kondusif, sekaligus menegaskan dukungan Polri terhadap kegiatan positif yang membangun karakter bangsa dan memajukan kesejahteraan budaya.

Example 1800x450

Komentar

Patroli Gabungan Polres Pangandaran Jelang Ramadan, 100 Botol Miras Diamankan
Berita

Kegiatan melibatkan personel Polres Pangandaran, TNI, Polisi Militer, Satpol PP, serta Dinas Perhubungan Kabupaten Pangandaran dengan sasaran tempat hiburan malam di wilayah Pangandaran.

Polisi Ungkap Pencurian di SMK Al-Kautsar Kalipucang
Berita

Peristiwa pencurian diketahui terjadi sekitar pukul 22.00 WIB. Terduga pelaku diduga masuk ke area sekolah dengan cara merusak jendela ruang guru menggunakan alat pahat, kemudian mengambil sejumlah barang milik sekolah.

*Putus Rantai Tengkulak, Polri Fasilitasi Permodalan KUR dan Penyerapan Bulog bagi Petani Jagung* *JAKARTA* – Jumat, 6 Februari 2026, Polri menyelenggarakan rapat koordinasi bersama Kementan, Perum Bulog, BPK, Asosiasi Pabrik Pakan Ternak dan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dalam rangka mememperkuat ketahanan pangan nasional melalui ekosistem pertanian jagung pakan ternak. Langkah strategis ini dilakukan untuk mengawal proses produksi jagung dari hulu hingga hilir, sekaligus memastikan kesejahteraan petani binaan Polri di berbagai wilayah Indonesia. Rakor yang diselenggarakan di Mabes Polri ini juga diikuti oleh seluruh gugus tugas Polda se-Indonesia secara daring, dipimpin Karobinkar SSDM Polri selalu wakil posko gugus tugas ketahanan Pangan, Brigjen Langgeng Purnomo. "Kami melaksanakan analisa dan evaluasi hasil kinerja tahun sebelumnya, Indonesia berhasil tanpa Impor jagung pabrik pakan ternak pada tahun 2025 sehingga Rakor ini kami laksanakan untuk konsolidasi dan kolaborasi menjalankan strategi ke depan tahun 2026 menjadi lebih baik lagi" Ujar Brigjen Langgeng. Di sisi hulu, Polri hadir sebagai jembatan bagi Poktan jagung dalam mengatasi kendala permodalan. Melalui skema pembiayaan melibatkan Himbara, Polri memfasilitasi akses Poktan ke perbankan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Salah satu implementasi nyatanya terlihat di wilayah Polda Jawa Barat, tepatnya di Nagreg dan Ciamis, di mana petani mendapatkan kredit modal untuk kembali menanam dan memperluas lahan pertanian jagung. Danang Andi Wijanarko selaku senior vice president BRI dalam paparannya mewakili dari Himbara menyampaikan bahwa BRI sendiri pada tahun 2026 sudah menyiapkan plafond senilai 180T rupiah untuk pembiayaan KUR Mikro di bidang pertanian termasuk ekosistem pertanian Jagung. Tidak hanya urusan modal, Polri melalui Gugus Tugas Ketahanan Pangan juga memberikan perlindungan kepada petani dengan menjaga stabilitas harga. Polri memastikan hasil panen petani tidak terjebak dijual ke tengkulak dengan harga rendah. Sebagai solusinya, Polri menjalin kerja sama dengan Perum Bulog untuk menyerap hasil panen dengan harga lebih baik. Pelaksanaan pengadaan jagung tahun 2026 oleh Bulog didasarkan pada Surat dinas Internal nomor SDI-217/DU000/PD.02.01/12012026 tanggal 12 Januari 2026 tentang pengadaan Jagung dengan target 1 juta ton untuk Cadangan pangan pemerintah tahun 2026 dengan harga 6.400 Rupiah per Kilogram. "Fokus kami adalah menjaga agar harga jagung di tingkat petani minimal sesuai dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP). Di beberapa wilayah, seperti di Jabar dan di Kalsel, kolaborasi ini mendorong pembelian harga yang berpihak ke petani jagung, yakni mencapai Rp6.400 per kg sesuai standar HPP Bulog." Ujar Brigjen Langgeng Purnomo selaku Wakil Posko Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polri. Program ini bertujuan untuk mengembangkan lahan tidur, membebaskan petani dari jebakan tengkulak dan meningkatkan produksi jagung nasional. Dengan pendampingan manajerial yang tepat, diharapkan petani mampu membayar pinjaman modal tepat waktu dan meningkatkan taraf hidup mereka secara berkelanjutan. Melalui rapat koordinasi program ketahanan pangan tahun 2026, Polri berharap dapat memperkuat ekosistem pertanian jagung pakan ternak dan mensejahterakan petani jagung Indonesia.
Berita

Langkah strategis ini dilakukan untuk mengawal proses produksi jagung dari hulu hingga hilir, sekaligus memastikan kesejahteraan petani binaan Polri di berbagai wilayah Indonesia.