Example floating
Example floating
Example 1600x495
BeritaHumasSosial dan Umum

BJB Salurkan KUR untuk Dukung Petani Jagung di Kabupaten Pangandaran

18
×

BJB Salurkan KUR untuk Dukung Petani Jagung di Kabupaten Pangandaran

Sebarkan artikel ini
BJB Salurkan KUR untuk Dukung Petani Jagung
BJB Salurkan KUR untuk Dukung Petani Jagung

PANGANDARAN – Bank BJB menyalurkan Bantuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada para petani jagung di Kabupaten Pangandaran sebagai upaya mendukung peningkatan produktivitas sektor pertanian dan memperkuat ketahanan pangan daerah. Program ini diharapkan dapat membantu petani dalam memenuhi kebutuhan modal usaha, khususnya pada masa tanam jagung.

Penyaluran KUR BJB tersebut mencakup pembiayaan untuk pengadaan benih, pupuk, sarana produksi pertanian, hingga biaya operasional selama proses tanam dan perawatan tanaman jagung. Dengan skema kredit berbunga ringan dan persyaratan yang relatif mudah, KUR BJB dinilai mampu menjadi solusi permodalan bagi petani kecil dan menengah di Pangandaran.

CALL CENTER
Example 300x600
Kapolres Pangandaran

Pemerintah Kabupaten Pangandaran menyambut baik program tersebut karena sejalan dengan upaya daerah dalam mendorong pengembangan komoditas jagung sebagai salah satu sektor unggulan pertanian. Selain meningkatkan kesejahteraan petani, program ini juga diharapkan dapat meningkatkan hasil panen dan menjaga stabilitas pasokan jagung di wilayah Pangandaran.

Perwakilan Bank BJB menyampaikan bahwa penyaluran KUR ini merupakan bentuk komitmen perbankan dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah, khususnya di sektor pertanian. Bank BJB juga akan terus melakukan pendampingan dan monitoring agar pemanfaatan kredit berjalan optimal dan tepat sasaran.

Para petani penerima KUR mengaku terbantu dengan adanya akses pembiayaan tersebut. Mereka berharap program KUR BJB dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak petani, sehingga kegiatan pertanian jagung di Kabupaten Pangandaran dapat berkembang secara berkelanjutan.

Example 1800x450

Komentar

Polisi Ungkap Pencurian di SMK Al-Kautsar Kalipucang
Berita

Peristiwa pencurian diketahui terjadi sekitar pukul 22.00 WIB. Terduga pelaku diduga masuk ke area sekolah dengan cara merusak jendela ruang guru menggunakan alat pahat, kemudian mengambil sejumlah barang milik sekolah.

*Putus Rantai Tengkulak, Polri Fasilitasi Permodalan KUR dan Penyerapan Bulog bagi Petani Jagung* *JAKARTA* – Jumat, 6 Februari 2026, Polri menyelenggarakan rapat koordinasi bersama Kementan, Perum Bulog, BPK, Asosiasi Pabrik Pakan Ternak dan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dalam rangka mememperkuat ketahanan pangan nasional melalui ekosistem pertanian jagung pakan ternak. Langkah strategis ini dilakukan untuk mengawal proses produksi jagung dari hulu hingga hilir, sekaligus memastikan kesejahteraan petani binaan Polri di berbagai wilayah Indonesia. Rakor yang diselenggarakan di Mabes Polri ini juga diikuti oleh seluruh gugus tugas Polda se-Indonesia secara daring, dipimpin Karobinkar SSDM Polri selalu wakil posko gugus tugas ketahanan Pangan, Brigjen Langgeng Purnomo. "Kami melaksanakan analisa dan evaluasi hasil kinerja tahun sebelumnya, Indonesia berhasil tanpa Impor jagung pabrik pakan ternak pada tahun 2025 sehingga Rakor ini kami laksanakan untuk konsolidasi dan kolaborasi menjalankan strategi ke depan tahun 2026 menjadi lebih baik lagi" Ujar Brigjen Langgeng. Di sisi hulu, Polri hadir sebagai jembatan bagi Poktan jagung dalam mengatasi kendala permodalan. Melalui skema pembiayaan melibatkan Himbara, Polri memfasilitasi akses Poktan ke perbankan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Salah satu implementasi nyatanya terlihat di wilayah Polda Jawa Barat, tepatnya di Nagreg dan Ciamis, di mana petani mendapatkan kredit modal untuk kembali menanam dan memperluas lahan pertanian jagung. Danang Andi Wijanarko selaku senior vice president BRI dalam paparannya mewakili dari Himbara menyampaikan bahwa BRI sendiri pada tahun 2026 sudah menyiapkan plafond senilai 180T rupiah untuk pembiayaan KUR Mikro di bidang pertanian termasuk ekosistem pertanian Jagung. Tidak hanya urusan modal, Polri melalui Gugus Tugas Ketahanan Pangan juga memberikan perlindungan kepada petani dengan menjaga stabilitas harga. Polri memastikan hasil panen petani tidak terjebak dijual ke tengkulak dengan harga rendah. Sebagai solusinya, Polri menjalin kerja sama dengan Perum Bulog untuk menyerap hasil panen dengan harga lebih baik. Pelaksanaan pengadaan jagung tahun 2026 oleh Bulog didasarkan pada Surat dinas Internal nomor SDI-217/DU000/PD.02.01/12012026 tanggal 12 Januari 2026 tentang pengadaan Jagung dengan target 1 juta ton untuk Cadangan pangan pemerintah tahun 2026 dengan harga 6.400 Rupiah per Kilogram. "Fokus kami adalah menjaga agar harga jagung di tingkat petani minimal sesuai dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP). Di beberapa wilayah, seperti di Jabar dan di Kalsel, kolaborasi ini mendorong pembelian harga yang berpihak ke petani jagung, yakni mencapai Rp6.400 per kg sesuai standar HPP Bulog." Ujar Brigjen Langgeng Purnomo selaku Wakil Posko Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polri. Program ini bertujuan untuk mengembangkan lahan tidur, membebaskan petani dari jebakan tengkulak dan meningkatkan produksi jagung nasional. Dengan pendampingan manajerial yang tepat, diharapkan petani mampu membayar pinjaman modal tepat waktu dan meningkatkan taraf hidup mereka secara berkelanjutan. Melalui rapat koordinasi program ketahanan pangan tahun 2026, Polri berharap dapat memperkuat ekosistem pertanian jagung pakan ternak dan mensejahterakan petani jagung Indonesia.
Berita

Langkah strategis ini dilakukan untuk mengawal proses produksi jagung dari hulu hingga hilir, sekaligus memastikan kesejahteraan petani binaan Polri di berbagai wilayah Indonesia.