Example floating
Example floating
Example 1600x495
Humas

POLRES PANGANDARAN DUKUNG PROGRAM KETAHANAN PANGAN MELALUI PENANAMAN MASSAL JAGUNG DAN PEPAYA DI DESA KARANGBENDA

398
×

POLRES PANGANDARAN DUKUNG PROGRAM KETAHANAN PANGAN MELALUI PENANAMAN MASSAL JAGUNG DAN PEPAYA DI DESA KARANGBENDA

Sebarkan artikel ini

Pangandaran- Sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional tahun 2025, Kapolres Pangandaran AKBP Mujianto, S.I.K., M.H. yang diwakili oleh Kapolsek Parigi AKP Ade Suherman, menghadiri kegiatan penanaman massal jagung hibrida dan pepaya kalifornia tahap I yang dilaksanakan oleh BUMDes Tunas Harapan Sejahtera di Desa Karangbenda, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran. Kegiatan berlangsung pada Selasa, 29 April 2025, mulai pukul 09.00 hingga 11.00 WIB, bertempat di Dusun Bojongmalang RT 02 RW 08.

Penanaman massal ini dilakukan di atas lahan seluas 1 hektar dan menjadi bagian dari upaya kolektif masyarakat serta pemerintah desa untuk mewujudkan kemandirian pangan di wilayah setempat. Program ini juga sejalan dengan arahan pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan berbasis potensi lokal.

CALL CENTER
Example 300x600
Kapolres Pangandaran

Hadir dalam kegiatan tersebut unsur pimpinan dan tokoh masyarakat, di antaranya perwakilan dari Kecamatan Parigi, Kepala Desa Karangbenda, Ketua BUMDes, BPD, Kanit Binmas dan Bhabinkamtibmas Polsek Parigi, serta organisasi masyarakat seperti Karang Taruna dan Kelompok Wanita Tani setempat.

Dalam sambutan yang disampaikan melalui Kapolsek Parigi, Kapolres Pangandaran menekankan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan pembangunan desa merupakan bentuk nyata pelayanan kepada masyarakat. Ia juga berharap peran aktif anggota kepolisian dapat memperkuat hubungan sinergis dengan warga, sekaligus menjaga stabilitas keamanan dan pelayanan yang optimal.

Suasana kegiatan berlangsung dengan penuh antusias dan semangat gotong royong. Semua elemen yang terlibat, termasuk warga dan jajaran pemerintah desa, bekerja bersama dalam proses penanaman yang menjadi simbol harapan akan masa depan pangan yang lebih kuat dan mandiri.

Kegiatan berjalan dalam keadaan aman, tertib, dan lancar hingga selesai.

Example 1800x450

Komentar

Patroli Gabungan Polres Pangandaran Jelang Ramadan, 100 Botol Miras Diamankan
Berita

Kegiatan melibatkan personel Polres Pangandaran, TNI, Polisi Militer, Satpol PP, serta Dinas Perhubungan Kabupaten Pangandaran dengan sasaran tempat hiburan malam di wilayah Pangandaran.

Polisi Ungkap Pencurian di SMK Al-Kautsar Kalipucang
Berita

Peristiwa pencurian diketahui terjadi sekitar pukul 22.00 WIB. Terduga pelaku diduga masuk ke area sekolah dengan cara merusak jendela ruang guru menggunakan alat pahat, kemudian mengambil sejumlah barang milik sekolah.

*Putus Rantai Tengkulak, Polri Fasilitasi Permodalan KUR dan Penyerapan Bulog bagi Petani Jagung* *JAKARTA* – Jumat, 6 Februari 2026, Polri menyelenggarakan rapat koordinasi bersama Kementan, Perum Bulog, BPK, Asosiasi Pabrik Pakan Ternak dan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dalam rangka mememperkuat ketahanan pangan nasional melalui ekosistem pertanian jagung pakan ternak. Langkah strategis ini dilakukan untuk mengawal proses produksi jagung dari hulu hingga hilir, sekaligus memastikan kesejahteraan petani binaan Polri di berbagai wilayah Indonesia. Rakor yang diselenggarakan di Mabes Polri ini juga diikuti oleh seluruh gugus tugas Polda se-Indonesia secara daring, dipimpin Karobinkar SSDM Polri selalu wakil posko gugus tugas ketahanan Pangan, Brigjen Langgeng Purnomo. "Kami melaksanakan analisa dan evaluasi hasil kinerja tahun sebelumnya, Indonesia berhasil tanpa Impor jagung pabrik pakan ternak pada tahun 2025 sehingga Rakor ini kami laksanakan untuk konsolidasi dan kolaborasi menjalankan strategi ke depan tahun 2026 menjadi lebih baik lagi" Ujar Brigjen Langgeng. Di sisi hulu, Polri hadir sebagai jembatan bagi Poktan jagung dalam mengatasi kendala permodalan. Melalui skema pembiayaan melibatkan Himbara, Polri memfasilitasi akses Poktan ke perbankan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Salah satu implementasi nyatanya terlihat di wilayah Polda Jawa Barat, tepatnya di Nagreg dan Ciamis, di mana petani mendapatkan kredit modal untuk kembali menanam dan memperluas lahan pertanian jagung. Danang Andi Wijanarko selaku senior vice president BRI dalam paparannya mewakili dari Himbara menyampaikan bahwa BRI sendiri pada tahun 2026 sudah menyiapkan plafond senilai 180T rupiah untuk pembiayaan KUR Mikro di bidang pertanian termasuk ekosistem pertanian Jagung. Tidak hanya urusan modal, Polri melalui Gugus Tugas Ketahanan Pangan juga memberikan perlindungan kepada petani dengan menjaga stabilitas harga. Polri memastikan hasil panen petani tidak terjebak dijual ke tengkulak dengan harga rendah. Sebagai solusinya, Polri menjalin kerja sama dengan Perum Bulog untuk menyerap hasil panen dengan harga lebih baik. Pelaksanaan pengadaan jagung tahun 2026 oleh Bulog didasarkan pada Surat dinas Internal nomor SDI-217/DU000/PD.02.01/12012026 tanggal 12 Januari 2026 tentang pengadaan Jagung dengan target 1 juta ton untuk Cadangan pangan pemerintah tahun 2026 dengan harga 6.400 Rupiah per Kilogram. "Fokus kami adalah menjaga agar harga jagung di tingkat petani minimal sesuai dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP). Di beberapa wilayah, seperti di Jabar dan di Kalsel, kolaborasi ini mendorong pembelian harga yang berpihak ke petani jagung, yakni mencapai Rp6.400 per kg sesuai standar HPP Bulog." Ujar Brigjen Langgeng Purnomo selaku Wakil Posko Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polri. Program ini bertujuan untuk mengembangkan lahan tidur, membebaskan petani dari jebakan tengkulak dan meningkatkan produksi jagung nasional. Dengan pendampingan manajerial yang tepat, diharapkan petani mampu membayar pinjaman modal tepat waktu dan meningkatkan taraf hidup mereka secara berkelanjutan. Melalui rapat koordinasi program ketahanan pangan tahun 2026, Polri berharap dapat memperkuat ekosistem pertanian jagung pakan ternak dan mensejahterakan petani jagung Indonesia.
Berita

Langkah strategis ini dilakukan untuk mengawal proses produksi jagung dari hulu hingga hilir, sekaligus memastikan kesejahteraan petani binaan Polri di berbagai wilayah Indonesia.