Example floating
Example floating
Example 1600x495
Humasvideo

“Ramadan di Balik Jeruji: Polres Pangandaran Gelar Jumatan yang Menggetarkan Hati”

566
×

“Ramadan di Balik Jeruji: Polres Pangandaran Gelar Jumatan yang Menggetarkan Hati”

Sebarkan artikel ini

Pangandaran, 28 Februari 2025 – Pemandangan tak biasa terlihat di ruang Tahanan Polres Pangandaran siang ini. Barisan tahanan berpakaian serba putih duduk rapi, wajah mereka tertunduk khusyuk, menyimak setiap kata dalam khutbah Jumat. Pakaian putih yang mereka kenakan melambangkan kesucian dan awal yang baru—seolah menjadi simbol harapan bahwa meski kini mereka berada di balik jeruji, masih ada kesempatan untuk memperbaiki diri.

Khutbah kali ini disampaikan oleh Ustadz Ahmad Noval, Da’i Kamtibmas Polres Pangandaran, yang mengingatkan pentingnya meminta maaf dan memaafkan sebelum memasuki bulan suci Ramadan. Dengan suara yang lembut tapi menggetarkan hati, beliau berbicara tentang harapan, penyesalan, dan kesempatan kedua.

CALL CENTER
Example 300x600
Kapolres Pangandaran

“Ramadan adalah bulan penuh ampunan. Jangan biarkan kesalahan masa lalu menjadi belenggu bagi hati kalian. Allah Maha Pengampun, dan pintu taubat selalu terbuka bagi siapa pun yang ingin berubah,” ujarnya.

Kapolres Pangandaran, AKBP Mujianto, S.I.K., M.H., yang diwakili oleh Kabag SDM Polres Pangandaran, Kompol Usep Supiyan, S.H., M.M., turut hadir dalam kegiatan ini. Dalam pesannya kepada para tahanan, ia menegaskan bahwa polisi sejatinya bukan musuh mereka.

“Kami ini hanya menjalankan tugas. Kami meminta maaf apabila ada anggota kami yang kurang sopan kami mohon maaf, Sebenarnya, kami tidak ingin menahan siapa pun. Tapi hukum harus ditegakkan demi keadilan dan keamanan bersama. Kami berharap kalian bisa mengambil hikmah dari semua ini dan kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik,” ujar Kompol Usep dengan penuh ketulusan.

Kegiatan ini membuktikan bahwa Polres Pangandaran tidak hanya menegakkan hukum, tetapi juga memberi ruang bagi para tahanan untuk merenungi kesalahan dan memperbaiki diri. Ramadan menjadi pengingat bahwa setiap orang, tak peduli seburuk apa masa lalunya, masih punya kesempatan untuk berubah.

Setelah salat Jumat, suasana haru terasa. Beberapa tahanan tampak meneteskan air mata, sementara yang lain merapatkan tangan ke dada, meresapi makna khutbah yang baru saja mereka dengarkan. Ada yang berbisik pelan, meminta maaf kepada teman di sebelahnya, ada pula yang menengadahkan tangan, berdoa agar Ramadan kali ini menjadi titik balik dalam hidup mereka.

Example 1800x450

Komentar

Kapolres Cek Pospam Operasi Ketupat Lodaya 2026, di Jalur Wisata Pangandaran, pastikan Pemudik dan wisatawan Aman dan nyaman.
Berita

Kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi dan dukungan kami agar seluruh personel tetap dalam kondisi prima, baik secara fisik maupun mental, selama menjalankan tugas kemanusiaan ini,” ujar Kapolres di sela-sela kegiatannya.

Mobil Honda Jazz Terperosok ke Selokan di Parigi Pangandaran, Satu Orang Luka Ringan
Berita

mengimbau para pengendara untuk selalu berhati-hati saat melintas di jalan sempit serta mengutamakan keselamatan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

Dua Pemuda Terluka Akibat Ledakan Petasan di Mangunjaya, Polisi Datangi TKP PANGANDARAN – Sebuah ledakan yang diduga berasal dari petasan terjadi di Dusun Babakan RT 007 RW 002, Desa Sindangjaya, Kecamatan Mangunjaya, Kabupaten Pangandaran, Jumat (6/3/2026) sekitar pukul 14.30 WIB. Akibat kejadian tersebut, dua orang pemuda mengalami luka berat. Kapolsek Padaherang AKP Abdurahman bersama anggota segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan dari para saksi. Dua korban yang mengalami luka berat diketahui berinisial A.S. (22), warga Dusun Babakan Desa Sindangjaya, dan H.R.A. (19), warga Dusun Babakan RT 004 RW 002 Desa Sindangjaya Kecamatan Mangunjaya. Berdasarkan keterangan saksi I.M. (65), peristiwa bermula saat dirinya mendengar suara ledakan dari arah rumah korban sebanyak tiga kali. Mendengar suara tersebut, saksi kemudian mendatangi sumber suara dan menemukan korban A.S. dalam keadaan tergeletak di dapur rumah, sementara korban H.R.A. berada di bagian belakang rumah. Di lokasi kejadian juga ditemukan ceceran kertas yang diduga merupakan sisa petasan. Diduga kuat ledakan tersebut berasal dari petasan yang dibuat oleh korban A.S. Kedua korban kemudian segera dievakuasi ke Puskesmas Mangunjaya untuk mendapatkan penanganan medis. Berdasarkan keterangan tenaga medis, korban A.S. harus dirujuk ke RSOP Ciamis untuk penanganan lebih lanjut. Kapolsek Padaherang AKP Abdurahman mengatakan pihak kepolisian telah melakukan sejumlah langkah penanganan, di antaranya menerima laporan, mendatangi TKP, mendata korban dan saksi, serta melaporkan kejadian tersebut kepada pimpinan. Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait peristiwa ledakan tersebut.
Berita

Dua korban yang mengalami luka berat diketahui berinisial A.S. (22), warga Dusun Babakan Desa Sindangjaya, dan H.R.A. (19), warga Dusun Babakan RT 004 RW 002 Desa Sindangjaya Kecamatan Mangunjaya.