Pangandaran — Kondisi banjir di Desa Ciganjeng, Kecamatan Padaherang, kembali memburuk setelah debit Sungai Cirapuan terus meningkat pada Sabtu (15/11/2025) siang. Ketinggian air yang sebelumnya mencapai 90 sentimeter kini naik hingga sekitar 1,5 meter dan merendam permukiman warga di beberapa dusun.
Bhabinkamtibmas Desa Ciganjeng, Aipda Indra P S.H., bersama Kepala Desa Ciganjeng dan Ketua BPD, turun langsung ke lapangan untuk melakukan pemantauan di Dusun Cihideng, Dusun Pasar, dan Dusun Babakansari. Pemantauan dimulai sekitar pukul 14.50 WIB untuk memastikan kondisi masyarakat, mengidentifikasi kebutuhan warga, serta memetakan area yang berada dalam kategori rawan.
Hasil pengecekan menunjukkan bahwa banjir telah merendam sebanyak 27 rumah di Dusun Babakansari, 109 rumah di Dusun Cihideng, dan 57 rumah di Dusun Pasar. Sebagian wilayah mengalami kenaikan debit air yang cukup signifikan sehingga aktivitas warga menjadi terbatas.
Banjir ini dipicu oleh meluapnya aliran Sungai Cirapuan setelah hujan deras mengguyur wilayah Padaherang sejak Jumat malam sekitar pukul 23.45 WIB. Volume air sungai yang tidak mampu tertampung membuat air melimpas ke permukiman dan menyebabkan genangan meluas.
Meski demikian, situasi di lapangan dilaporkan tetap aman dan terkendali. Petugas gabungan bersama perangkat desa terus memberikan imbauan kepada warga untuk tetap waspada terhadap kemungkinan adanya kenaikan debit air susulan. Pemantauan akan dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan keselamatan masyarakat dan meminimalisir potensi risiko yang mungkin terjadi.
















