Example floating
Example floating
Example 1600x495
SPKT

Penipuan Lewat Akun Kloning: Jangan Tertipu Tampilan Serupa!

471
×

Penipuan Lewat Akun Kloning: Jangan Tertipu Tampilan Serupa!

Sebarkan artikel ini

Modus penipuan lewat akun media sosial palsu atau kloning kini semakin marak terjadi. Pelaku biasanya meniru tampilan akun resmi atau pribadi seseorang dengan sangat mirip, mulai dari nama, foto profil, hingga isi unggahan. Tujuannya adalah menipu pengguna lain dengan berpura-pura menjadi orang yang terpercaya.

Penipuan jenis ini sering terjadi di platform seperti WhatsApp, Facebook, dan Instagram. Setelah berhasil mengkloning akun, pelaku akan menghubungi teman, keluarga, atau pengikut akun asli dan meminta bantuan berupa pinjaman uang atau transfer dana dengan dalih mendesak.

CALL CENTER
Example 300x600
Kapolres Pangandaran

Korban sering kali tertipu karena melihat tampilan akun yang identik dan merasa yakin bahwa pesan tersebut benar dikirim oleh orang yang mereka kenal. Apalagi jika pelaku menggunakan bahasa yang sopan dan meyakinkan dalam percakapan.

Tanda-tanda akun kloning bisa dikenali dari beberapa hal, seperti jumlah pengikut yang sedikit, unggahan yang tidak lengkap, serta adanya permintaan mencurigakan. Biasanya, akun palsu ini tidak bisa menjawab detail pribadi yang hanya diketahui oleh orang terdekat.

Langkah pertama untuk menghindari penipuan semacam ini adalah selalu memverifikasi langsung ke orang yang bersangkutan melalui jalur komunikasi lain. Jangan mudah percaya hanya karena tampilan akun terlihat meyakinkan.

Jika menerima pesan mencurigakan dari akun yang terlihat familiar, abaikan atau laporkan. Platform media sosial biasanya menyediakan fitur pelaporan akun palsu, dan semakin cepat dilaporkan, semakin kecil peluang pelaku untuk menipu korban lainnya.

Selain itu, penting untuk mengatur privasi akun media sosial agar informasi pribadi seperti nomor telepon, daftar teman, dan foto tidak bisa diakses publik secara bebas. Ini bisa mempersulit pelaku dalam membuat akun tiruan yang meyakinkan.

Pengguna juga disarankan untuk rutin mengganti kata sandi, mengaktifkan autentikasi dua faktor, dan berhati-hati dalam membagikan informasi pribadi di dunia maya.

Jika menjadi korban penipuan dari akun kloning, segera dokumentasikan percakapan, buat laporan ke platform media sosial terkait, dan laporkan juga ke pihak berwajib agar dapat ditindaklanjuti.

Dengan meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan digital, masyarakat dapat lebih terlindungi dari kejahatan online yang semakin canggih, termasuk penipuan lewat akun kloning yang sekilas tampak tidak mencurigakan.

Example 1800x450

Komentar