Pangandaran, 22 Juni 2025 – Peran aktif masyarakat sebagai mitra kamtibmas Polri menjadi fondasi utama dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Indonesia. Kolaborasi erat antara Polri dan masyarakat telah terbukti efektif dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Kesadaran dan partisipasi publik sangat dibutuhkan untuk mendukung tugas kepolisian, mengingat keamanan adalah tanggung jawab bersama.
Masyarakat berkontribusi signifikan dalam upaya pencegahan kejahatan. Informasi dari warga seringkali menjadi kunci dalam mengungkap kasus atau mencegah potensi gangguan kamtibmas. Program-program kemitraan, seperti siskamling dan Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM), secara rutin dijalankan di berbagai daerah. Melalui forum ini, berbagai permasalahan keamanan dibahas, dan solusi bersama dirumuskan. Selain itu, kesadaran melaporkan tindak pidana terus didorong sebagai bentuk dukungan nyata terhadap penegakan hukum.
Peran Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak Polri di desa-desa sangat penting dalam membangun kemitraan ini. Mereka aktif menyambangi warga, mendengarkan aspirasi, dan memberikan penyuluhan kamtibmas. Komunikasi dua arah difasilitasi untuk memastikan setiap masalah di tingkat akar rumput dapat ditangani dengan cepat dan tepat. Program-program pembinaan masyarakat juga digalakkan untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap keamanan lingkungan.
Meskipun kemitraan ini telah berjalan baik, tantangan terus ada, terutama dalam menghadapi modus kejahatan yang semakin kompleks. Edukasi dan literasi digital masyarakat perlu terus ditingkatkan untuk menghadapi ancaman siber. Polri dan masyarakat diharapkan terus memperkuat sinergi, membangun kepercayaan, dan meningkatkan kolaborasi demi tercapainya keamanan dan ketertiban berkelanjutan. Dengan semangat gotong royong, lingkungan yang aman dan damai pasti dapat terwujud.








