Pangandaran, 22 Juni 2025 – Setiap orang tua tentu menyayangi anaknya, namun perlu diingat bahwa kenakalan anak bisa berkembang menjadi tindak kriminal. Hal ini berdampak serius, tidak hanya pada masa depan anak, tapi juga ketertiban sosial. Pencegahan dini sangat penting untuk melindungi generasi muda dari bahaya kejahatan.
Faktor pendorong kenakalan anak beragam, seperti kurangnya perhatian keluarga, pengaruh lingkungan, dan paparan media negatif. Anak yang minim bimbingan lebih rentan terjerumus ke perilaku menyimpang, apalagi jika dihadapkan pada tekanan ekonomi dan sosial.
Jika dibiarkan, kenakalan seperti bolos atau vandalisme dapat berkembang menjadi pencurian, kekerasan, bahkan penyalahgunaan narkoba. Banyak anak di bawah umur yang sudah terlibat kasus pidana, membuktikan pentingnya intervensi sejak awal untuk mencegah konsekuensi hukum yang berat.
Keluarga memegang peran utama dalam pencegahan. Orang tua harus membangun komunikasi yang baik dan menanamkan nilai moral. Dukungan dari sekolah, komunitas, dan aparat juga penting melalui program edukatif dan kegiatan positif yang memperkuat karakter anak.
Masa depan anak ditentukan oleh kepedulian bersama. Dengan bimbingan yang tepat dan lingkungan yang sehat, risiko anak terlibat kriminalitas bisa ditekan. Sayangi anak dengan memberi fondasi moral dan peluang berkembang, agar mereka tumbuh menjadi generasi yang bermanfaat.
















