Example floating
Example floating
Example 1600x495
BeritaPolsekPolsek PangandaranSosial dan Umum

Lengah Tinggalkan Api, Dapur Penggorengan Milik Warga Wonoharjo Hangus Terbakar

336
×

Lengah Tinggalkan Api, Dapur Penggorengan Milik Warga Wonoharjo Hangus Terbakar

Sebarkan artikel ini

Pangandaran — Peristiwa kebakaran yang menghanguskan dapur penggorengan makanan ringan milik warga kembali menggugah kewaspadaan masyarakat. Pada Rabu, 9 Juli 2025 sekitar pukul 17.30 WIB, sebuah dapur penggorengan di Dusun Wonoharjo RT 001 RW 009, Desa Wonoharjo, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, dilalap si jago merah. Menindaklanjuti laporan warga, anggota Polsek Pangandaran yang sedang melaksanakan piket segera turun ke lokasi guna melakukan pemeriksaan dan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP).

Dapur penggorengan tersebut diketahui milik Sdr. Muhamad Yunus (58), warga setempat yang sehari-harinya memproduksi makanan ringan untuk dijual. Kejadian bermula ketika pemilik sedang menggoreng makanan ringan di dapur semi permanen yang terbuat dari bahan bilik bambu. Setelah beberapa saat, ia meninggalkan dapur untuk ke depan rumah tanpa mematikan api penggorengan. Ketika kembali, ia mendapati kobaran api telah membakar sebagian besar dapurnya.

CALL CENTER
Example 300x600
Kapolres Pangandaran

Kebakaran diduga terjadi karena api dari kompor menyambar minyak panas di dalam wajan, yang kemudian dengan cepat menjalar ke bagian bangunan dapur yang mudah terbakar. Api membesar dalam waktu singkat, membuat warga sekitar segera memberikan pertolongan dan menghubungi pihak berwenang.

Dua orang saksi yang berada tak jauh dari lokasi, yakni Sdri. Nah Diyah Munawaroh (26) dan Sdri. Indriana Dwi Rahmah (21), turut memberikan keterangan awal kepada petugas. Mereka melihat kepulan asap dan api yang membesar dari arah dapur, sebelum akhirnya bantuan datang dari tim pemadam kebakaran Kabupaten Pangandaran.

Satu unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi beberapa menit setelah laporan diterima dan langsung berupaya memadamkan api. Proses pemadaman berlangsung sekitar 30 menit, dan pada pukul 18.00 WIB api berhasil dipadamkan sepenuhnya. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun pemilik mengalami kerugian materil yang diperkirakan mencapai Rp15.000.000,-.

Anggota Polsek Pangandaran yang tiba di lokasi langsung melakukan olah TKP, mendokumentasikan kondisi pascakebakaran, serta berkoordinasi dengan perangkat desa setempat untuk pengumpulan keterangan tambahan. Petugas juga mengingatkan warga agar selalu berhati-hati saat menggunakan api di dapur, terutama saat proses memasak berlangsung agar tidak meninggalkan api tanpa pengawasan.

Kapolsek Pangandaran melalui personelnya juga mengimbau masyarakat agar memastikan instalasi dapur dan peralatan masak berada dalam kondisi aman, serta memiliki alat pemadam api ringan (APAR) sebagai langkah preventif.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat luas akan pentingnya kewaspadaan dan keselamatan dalam kegiatan sehari-hari, terutama yang berkaitan dengan penggunaan api di lingkungan rumah tangga.

Example 1800x450

Komentar