Pangandaran, 9 September 2025 — Polres Pangandaran menggelar seleksi penerimaan calon pegawai untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai bagian dari upaya mewujudkan sumber daya manusia yang profesional, berintegritas, dan siap mendukung program pemerintah secara responsif. Kegiatan seleksi ini dilaksanakan di Aula Mapolres Pangandaran dan diikuti oleh sejumlah peserta dari berbagai latar belakang pendidikan.
Kapolres Pangandaran, AKBP Dr. Andri Kurniawan, S.I.K., M.H., dalam sambutannya menyampaikan bahwa keberadaan SPPG sangat strategis dalam menunjang kebutuhan gizi masyarakat khususnya anak sekolah, balita, dan ibu hamil serta mendukung pelayanan kemasyarakatan yang sehat dan berkualitas.
“Pelayanan pemenuhan gizi bukan hanya tentang makanan, tapi tentang memastikan kesiapan fisik dan mental setiap anggota, agar tetap prima dalam menjalankan tugas. Oleh karena itu, kami membutuhkan SDM yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki komitmen dan etika kerja yang tinggi,” ujar Kapolres.
Seleksi calon pegawai SPPG ini meliputi beberapa tahapan, mulai dari seleksi administrasi, wawancara, hingga uji kesehatan. Proses seleksi berlangsung secara objektif dan transparan, dengan melibatkan tim dari Bagian Sumber Daya Manusia (Bag SDM) dan Seksi Pengawasan (SIWAS) Polres Pangandaran serta tenaga pembantu.
Sementara itu, Kabag SDM Polres Pangandaran, AKP Asep Nugraha, S.H. menjelaskan bahwa SPPG bukan hanya bertugas di dapur umum atau pelayanan logistik, tetapi juga memiliki peran dalam memberikan edukasi gizi kepada masyarakat dalam kegiatan sosial Polri.
“Kami ingin menciptakan tim yang mampu menghadirkan solusi di bidang pemenuhan gizi, baik dalam kegiatan internal maupun saat pelayanan kepada masyarakat. SDM yang terpilih harus siap bekerja di lapangan dan mampu berkoordinasi lintas fungsi,” tegasnya.
Dengan pelaksanaan seleksi ini, Polres Pangandaran berharap dapat merekrut tenaga profesional yang siap mendukung program pemerintah secara holistik, termasuk dalam aspek kesehatan dan pemenuhan gizi yang selama ini sering luput dari sorotan, namun sangat vital dalam mendukung kinerja optimal seluruh jajaran.
















