Parigi, 13 Oktober 2025 — Bencana alam tanah longsor dilaporkan terjadi di ruas jalan penghubung antara Dusun Cijalu, Desa Parigi (Kecamatan Parigi) dan Dusun Karangkamal, Desa Margacinta (Kecamatan Cijulang), Kabupaten Pangandaran, pada hari Senin, 13 Oktober 2025, sekitar pukul 09.00 WIB.
Longsor ini dipicu oleh curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Pangandaran sejak malam hingga pagi hari. Curah hujan yang berkelanjutan menyebabkan kontur tebing di pinggir ruas jalan menjadi labil, sehingga material berupa tanah, bebatuan, dan ranting pohon ambruk menimbun badan jalan.
Dampak langsung dari bencana ini sangat signifikan. Ruas jalan vital yang menghubungkan dua kecamatan tersebut tertutup sepanjang kurang lebih 5 meter, dengan ketinggian timbunan material longsor diperkirakan mencapai 2 meter.
Akibatnya, mobilisasi warga dan distribusi logistik terhambat karena jalur tersebut tidak dapat dilewati oleh kendaraan roda dua (R2) maupun roda empat (R4). Gangguan ini secara langsung mempengaruhi aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat di Dusun Cijalu dan Dusun Karangkamal.
Meskipun hujan telah reda dan situasi dinyatakan terkendali, upaya penanganan darurat segera dilakukan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tanah longsor ini.
Tim gabungan yang terdiri dari personel Polsek Parigi, Koramil Parigi, dan Pemerintah Desa Parigi telah tiba di lokasi untuk melakukan penilaian awal (assessment). Saat ini, tim sedang berkoordinasi dengan pihak terkait untuk segera mendatangkan alat berat guna membersihkan material longsor dan membuka kembali akses jalan.
Petugas di lapangan mengimbau kepada seluruh warga dan pengguna jalan yang terdampak untuk menggunakan jalur alternatif lain hingga proses pembersihan selesai dan jalan dinyatakan aman untuk dilewati kembali.
















