Pangandaran — Dalam rangka menjaga situasi kamtibmas menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Polsek Pangandaran melaksanakan kegiatan patroli serta monitoring ke sejumlah gereja dan lokasi yang akan dijadikan tempat peribadatan umat Nasrani. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 10 Desember 2025, mulai pukul 12.20 WIB hingga selesai, dengan menyasar beberapa titik di wilayah hukum Polsek Pangandaran.
Pelaksanaan patroli dilakukan oleh personel Polsek Pangandaran, yaitu Bripka Aditia Agustin yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas dan Briptu Wili Prasetia dari Unit Reskrim. Keduanya bergerak untuk memastikan kesiapan tempat ibadah serta mengecek keamanan lingkungan sebagai upaya preventif dalam menyambut rangkaian ibadah Natal dan Tahun Baru.
Monitoring diawali dengan pengecekan di Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Ekktesia Pangandaran yang berlokasi di Dusun Parapat RT 004 RW 009 Desa Pangandaran. Setelah itu, petugas melanjutkan patroli ke Gereja Bethel Indonesia (GBI) Pangandaran yang berada di Jalan Kidang Pananjung No. 51A, Dusun Parapat RT 02 RW 08. Kunjungan berikutnya dilakukan di Gereja Kerasulan Baru Maranatha yang terletak di Jalan Raya Babakan, Dusun Bojongsari RT 01 RW 02 Desa Babakan. Patroli kemudian ditutup dengan monitoring di Gedung Serbaguna Wisma Bintang Timur yang beralamat di Jalan Parapat No. 67, Dusun Parapat RT 03 RW 09 Desa Pangandaran.
Dalam setiap lokasi yang dikunjungi, petugas melakukan pengecekan terhadap kondisi bangunan, lingkungan sekitar gereja, area parkir, serta akses jalur keluar-masuk. Selain itu, personel juga berkoordinasi dengan pengurus gereja terkait rencana kegiatan ibadah serta memastikan tidak adanya potensi kerawanan yang dapat mengganggu jalannya perayaan Natal.
Kegiatan patroli ini merupakan bentuk kesiapsiagaan Polsek Pangandaran dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya umat Nasrani yang akan merayakan hari besar keagamaannya. Berdasarkan hasil monitoring di lapangan, situasi secara keseluruhan terpantau aman, tertib, dan terkendali tanpa adanya gangguan menonjol.








