Example floating
Example floating
Example 1600x495
BeritaHot NewsHumasKriminalitasSosial dan Umumvideo

Polisi Mediasi Polemik Dugaan Penjualan Tanah Wakaf di Dusun Cikaler

0
×

Polisi Mediasi Polemik Dugaan Penjualan Tanah Wakaf di Dusun Cikaler

Sebarkan artikel ini
Polisi Mediasi Polemik Dugaan Penjualan Tanah Wakaf di Dusun Cikaler
format: 0; filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; captureOrientation: 0; runfunc: 0; algolist: 0; multi-frame: 0; brp_mask:0; brp_del_th:null; brp_del_sen:null; motionR: 0; delta:1; bokeh:1; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 13107200;cct_value: 0;AI_Scene: (0, 0);aec_lux: 275.0;aec_lux_index: 0;albedo: ;confidence: ;motionLevel: 0;weatherinfo: weather?Berawan, icon:1, weatherInfo:100;temperature: 49;

Pangandaran — Aparat kepolisian bersama unsur Forkopimcam memediasi polemik dugaan penjualan tanah wakaf yang terjadi di Dusun Cikaler, Desa Kondangjajar, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Rabu (29/4/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari, S.H., S.I.K., M.Si., M.I.K. dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman, kondusif, dan mengedepankan penyelesaian masalah melalui musyawarah.

Mediasi yang berlangsung di Aula Desa Kondangjajar tersebut dihadiri Kasat Samapta Polres Pangandaran IPTU Jajat Jatnika, S.H., Plt. Kapolsek Cijulang IPDA Oji Fauji, S.H., Kepala Desa Kondangjajar Mukarom, Babinsa Koramil Cijulang Serka Agus, serta sekitar 20 orang masyarakat Dusun Cikaler.

CALL CENTER
Example 300x600
Kapolres Pangandaran

Pertemuan digelar sebagai upaya mencari solusi atas keluhan masyarakat terkait dugaan penjualan tanah wakaf oleh Sdr. Edi yang saat itu menjabat sebagai Kepala Dusun Cikaler pada tahun 2016. Warga menuntut adanya kejelasan terkait pengembalian dana sebesar Rp248 juta yang hingga kini belum terealisasi sepenuhnya.

Dalam mediasi tersebut, pihak desa menjelaskan bahwa sertifikat tanah milik pribadi Sdr. Edi telah dijadikan jaminan kepada pemerintah desa sebagai bentuk tanggung jawab atas permasalahan tersebut. Pemerintah desa juga mengusulkan penjadwalan ulang pembayaran kepada masyarakat.

Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari melalui Plt. Kapolsek Cijulang IPDA Oji Fauji, S.H. menyampaikan bahwa pihak kepolisian hadir untuk memfasilitasi mediasi serta menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif. Ia berharap seluruh pihak dapat mengedepankan musyawarah dan mencari solusi terbaik terkait polemik dugaan penjualan tanah wakaf tersebut sehingga permasalahan dapat diselesaikan tanpa menimbulkan konflik di tengah masyarakat.

Sementara itu, Babinsa Cijulang Serka Agus meminta masyarakat tetap mengedepankan pendekatan kekeluargaan dan menghindari tindakan yang dapat memperkeruh situasi.

Dalam penyampaiannya, Sdr. Edi menyatakan kesediaannya mengganti nilai tanah wakaf yang dijual dengan menunggu penjualan tanah pribadinya. Ia juga menyebut sertifikat tanah pribadinya telah diserahkan kepada pihak desa sebagai jaminan.

Berkat mediasi yang difasilitasi kepolisian, seluruh pihak sepakat menempuh jalur musyawarah sebagai solusi penyelesaian. Kegiatan berlangsung aman dan kondusif dengan pengamanan dari personel Polres Pangandaran, Polsek Cijulang, dan Koramil Cijulang.

Example 1800x450

Komentar

Jelang Mayday 2026, Kapolres Pangandaran Terima Audiensi SPSI Bahas Ketenagakerjaan
Berita

Dalam pertemuan tersebut dibahas berbagai persoalan ketenagakerjaan di wilayah Kabupaten Pangandaran, mulai dari keberadaan desk ketenagakerjaan, kesejahteraan pekerja, hingga rencana kegiatan peringatan Mayday 2026.