Example floating
Example floating
Example 1600x495
BeritaPolsekPolsek PangandaranSosial dan Umum

Bhabinkamtibmas Desa Pangandaran Hadiri Sosialisasi Kampung REDAM untuk Perkuat Kerukunan Warga

9
×

Bhabinkamtibmas Desa Pangandaran Hadiri Sosialisasi Kampung REDAM untuk Perkuat Kerukunan Warga

Sebarkan artikel ini

Pangandaran – Dalam rangka memperkuat nilai-nilai persatuan, toleransi, dan budaya damai di tengah kehidupan bermasyarakat, telah dilaksanakan kegiatan Sosialisasi Kampung Rekonsiliasi dan Perdamaian (Kampung REDAM) pada Jumat, 12 Juni 2026, bertempat di Aula Kantor Desa Pangandaran, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga 11.25 WIB tersebut diikuti oleh sekitar 30 peserta dari unsur pemerintahan desa, tokoh masyarakat, serta unsur TNI-Polri.

Kegiatan ini diselenggarakan dengan penanggung jawab Kepala Desa Pangandaran, Sdr. Adi Fitriadi, dan dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian HAM Jawa Barat Hasbullah Fudail, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Pangandaran Dr. Gumilar, S.Pd., MM., CH., CHt., pNNLP, Kasat Intelkam Polres Pangandaran AKP Acep Yusana, S.IP., M.A.P., Kepala Desa Pangandaran Adi Fitriadi, Babinsa Desa Pangandaran Sertu Tarsim, Bhabinkamtibmas Desa Pangandaran Aipda Yana Heryana, perangkat desa, serta perwakilan tokoh masyarakat Desa Pangandaran.

CALL CENTER
Example 300x600
Kapolres Pangandaran

Dalam sambutannya, Kepala Kanwil Kementerian HAM Jawa Barat Hasbullah Fudail menyampaikan bahwa Kampung REDAM merupakan program yang bertujuan memperkuat nilai-nilai perdamaian, toleransi, persatuan, serta penghormatan terhadap hak asasi manusia di lingkungan masyarakat. Menurutnya, keberagaman yang dimiliki bangsa Indonesia harus menjadi modal sosial untuk mempererat persaudaraan dan memperkuat persatuan, bukan menjadi pemicu terjadinya konflik maupun perpecahan. Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan program Kampung REDAM memerlukan dukungan dan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga generasi muda.

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Pangandaran Dr. Gumilar menegaskan bahwa Kampung REDAM merupakan salah satu langkah strategis dalam menjaga stabilitas sosial dan memperkuat kerukunan antarwarga. Ia mengajak masyarakat untuk selalu mengedepankan dialog dan musyawarah dalam menyelesaikan setiap persoalan yang muncul di lingkungan masyarakat. Selain itu, masyarakat juga diingatkan agar lebih bijak dalam menerima maupun menyebarluaskan informasi, terutama melalui media sosial, guna mencegah penyebaran hoaks, ujaran kebencian, dan provokasi yang dapat mengganggu persatuan dan kesatuan.

Kasat Intelkam Polres Pangandaran AKP Acep Yusana dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa keberadaan Kampung REDAM sangat penting dalam upaya pencegahan konflik sosial dan pemeliharaan keamanan serta ketertiban masyarakat. Sebagai fungsi Intelijen Keamanan, Polri memiliki tugas melakukan deteksi dini dan peringatan dini terhadap berbagai potensi gangguan kamtibmas. Oleh karena itu, Kampung REDAM diharapkan menjadi wadah yang mampu memperkuat komunikasi, membangun kesepahaman, serta menyelesaikan berbagai persoalan melalui musyawarah dan pendekatan yang humanis. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kepedulian sosial, memperkuat semangat gotong royong, dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Desa Pangandaran Adi Fitriadi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, program Kampung REDAM sangat relevan dengan kondisi masyarakat yang majemuk dan membutuhkan penguatan nilai-nilai kebersamaan. Ia berharap melalui kegiatan ini dapat terbangun sinergitas yang lebih kuat antara pemerintah desa, aparat keamanan, tokoh masyarakat, dan seluruh warga dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta keharmonisan kehidupan bermasyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas Desa Pangandaran Aipda Yana Heryana turut berperan aktif mendampingi dan memberikan dukungan terhadap pelaksanaan sosialisasi. Sebagai ujung tombak Polri di tingkat desa, Bhabinkamtibmas terus menjalin komunikasi dan kemitraan dengan masyarakat guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Kehadiran Bhabinkamtibmas bersama Babinsa menjadi bentuk nyata sinergitas TNI-Polri dalam mendukung program-program pemerintah yang bertujuan memperkuat persatuan, mencegah konflik sosial, serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kerukunan dan perdamaian di lingkungan masing-masing.

Secara keseluruhan, kegiatan Sosialisasi Kampung Rekonsiliasi dan Perdamaian (Kampung REDAM) berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh antusiasme dari para peserta. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat tumbuh kesadaran kolektif masyarakat untuk terus menjaga kerukunan, mempererat persaudaraan, serta mengedepankan penyelesaian setiap permasalahan melalui dialog dan musyawarah. Kampung REDAM diharapkan menjadi salah satu percontohan dalam membangun budaya damai, toleran, dan harmonis guna mendukung terciptanya lingkungan masyarakat yang aman, sejahtera, dan berkelanjutan.

Example 1800x450

Komentar