Example floating
Example floating
Example 1600x495
Bag SDM

Polda Jabar Pastikan Seleksi Akpol, Bintara dan Tamtama 2026 Berjalan Transparan dan Bebas Kecurangan

10
×

Polda Jabar Pastikan Seleksi Akpol, Bintara dan Tamtama 2026 Berjalan Transparan dan Bebas Kecurangan

Sebarkan artikel ini

Bandung – Polda Jawa Barat memastikan proses rekrutmen Taruna Akademi Kepolisian (Akpol), Bintara, dan Tamtama Polri tahun 2026 berjalan secara bersih, transparan, akuntabel, serta humanis. Komitmen tersebut ditegaskan untuk menutup segala celah praktik kecurangan dalam seluruh tahapan seleksi penerimaan anggota Polri.

Kepala Biro Sumber Daya Manusia Polda Jabar, Fadly Samad, mengatakan sistem seleksi dilakukan secara terbuka sehingga peserta dapat langsung mengetahui hasil nilai pada setiap tahapan tes.

CALL CENTER
Example 300x600
Kapolres Pangandaran

“Selesai tes, nilai langsung muncul di layar monitor sehingga seluruh peserta dapat melihat hasilnya secara terbuka,” ujar Fadly dalam keterangannya, Kamis (27/5/2026).

Ia menjelaskan, sistem transparan tersebut telah diterapkan beberapa tahun terakhir sebagai bentuk komitmen Polri dalam menghadirkan proses seleksi yang objektif dan bebas intervensi. Peserta juga diberikan kesempatan menyampaikan keberatan atau koreksi apabila menemukan ketidaksesuaian hasil penilaian selama proses ujian berlangsung.

Menurutnya, setiap peserta telah mengetahui bobot penilaian mulai dari akademik, psikologi hingga kemampuan jasmani. Dengan sistem terbuka berbasis Computer Assisted Test (CAT), peserta dapat menghitung sendiri nilai yang diperoleh.

Dalam pelaksanaannya, pengawasan dilakukan secara berlapis dengan melibatkan unsur internal seperti Itwasda dan Bid Propam Polda Jabar, serta pengawasan eksternal dari organisasi masyarakat guna memastikan seluruh tahapan berjalan profesional dan jujur.

Fadly menegaskan tidak ada perlakuan khusus bagi peserta tertentu karena seluruh proses mengedepankan prinsip meritokrasi dan integritas sesuai semangat transformasi Polri Presisi.

Adapun tahapan seleksi dimulai dari pendaftaran online dan verifikasi administrasi, dilanjutkan pemeriksaan administrasi awal, pemeriksaan kesehatan tahap pertama, tes psikologi CAT, tes akademik, komputer, Mental Ideologi (MI), hingga Penelusuran Mental Kepribadian (PMK).

Peserta yang lolos kemudian mengikuti pemeriksaan kesehatan tahap kedua, tes kesamaptaan jasmani, wawancara psikologi dan PMK, sampai pemeriksaan administrasi akhir sebagai penentu kelulusan.

Sebelum memasuki ruang ujian, peserta juga menjalani pemeriksaan ketat guna memastikan tidak membawa alat komunikasi maupun perangkat lain yang berpotensi digunakan untuk melakukan kecurangan.

“Setiap peserta memiliki kesempatan yang sama, dan hasil seleksi murni berdasarkan kemampuan masing-masing,” tegas Fadly.

Sementara itu, Kabagbinkar Ro SDM Polda Jabar, Condro Sasongko, menyebut keterbukaan proses seleksi menjadi langkah penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

Menurutnya, Polda Jabar memastikan tidak ada jalan pintas dalam penerimaan Taruna Akpol, Bintara, maupun Tamtama Polri 2026. Seluruh peserta yang dinyatakan lulus merupakan mereka yang benar-benar memenuhi standar kemampuan, kompetensi, dan integritas yang ditetapkan.

Example 1800x450

Komentar