Example floating
Example floating
Example 1600x495
BeritaHumasPress Release

Polres Pangandaran Bersama Forkopimda Tindak Lanjuti Penanganan Tumpahan 8.100 Ton Batu Bara di Pantai Batu Hiu

15
×

Polres Pangandaran Bersama Forkopimda Tindak Lanjuti Penanganan Tumpahan 8.100 Ton Batu Bara di Pantai Batu Hiu

Sebarkan artikel ini
Polres Pangandaran Bersama Forkopimda Tindak Lanjuti Penanganan Tumpahan 8.100 Ton Batu Bara di Pantai Batu Hiu
Polres Pangandaran Bersama Forkopimda Tindak Lanjuti Penanganan Tumpahan 8.100 Ton Batu Bara di Pantai Batu Hiu

Polres Pangandaran bersama Forkopimda Kabupaten Pangandaran terus melakukan langkah cepat dalam penanganan insiden tumpahan batu bara yang terjadi di kawasan Pantai Wisata Batu Hiu, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran.

Rapat tindak lanjut penanganan digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pangandaran, Senin (22/06/2026) pukul 09.40 WIB hingga 11.30 WIB, dengan melibatkan unsur DPRD, Pemerintah Daerah, TNI-Polri, Syahbandar, pihak perusahaan, serta instansi terkait lainnya.

CALL CENTER
Example 300x600
Kapolres Pangandaran

Dalam pembahasan tersebut, dipastikan bahwa material batu bara yang terdampak di wilayah pesisir mencapai sekitar 8.100 ton dan berdampak pada ekosistem laut, kawasan konservasi penyu, serta aktivitas pariwisata dan ekonomi masyarakat pesisir.

Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran menegaskan bahwa kondisi ini harus ditangani secara serius karena lokasi terdampak berdekatan dengan area budidaya perikanan, tambak udang, serta habitat penyu yang merupakan kawasan konservasi penting.

Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari menyampaikan bahwa pihak kepolisian terus melakukan pengamanan, pemantauan di lapangan, serta koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan instansi terkait untuk memastikan proses penanganan berjalan sesuai prosedur hingga menunggu hasil uji laboratorium.

Sementara itu, unsur TNI Angkatan Laut, Polairud, dan Syahbandar turut diterjunkan untuk melakukan pengawasan di wilayah perairan guna mencegah meluasnya dampak pencemaran.

Pihak perusahaan transportasi logistik juga telah melakukan upaya penanganan bertahap di lapangan serta berkoordinasi dengan pihak asuransi dan instansi teknis terkait untuk menentukan metode pembersihan yang aman dan sesuai ketentuan.

Berbagai pihak, mulai dari nelayan, penggiat konservasi, hingga pelaku wisata, turut menyampaikan kekhawatiran atas dampak pencemaran terhadap lingkungan dan ekonomi masyarakat, sehingga mendorong percepatan proses pemulihan ekosistem.

Hingga saat ini, penanganan masih terus dilakukan secara terpadu oleh seluruh pihak terkait.

Example 1800x450

Komentar