Pangandaran – Seekor lumba-lumba ditemukan terdampar di pesisir Pantai Timur Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Sabtu (8/8/2026) pagi.
Laporan mengenai lumba-lumba terdampar tersebut diterima petugas dari masyarakat sekitar pukul 06.45 WIB. Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Satpolairud Polres Pangandaran bersama personel PSDKP Pangandaran langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan.
Petugas tiba sekitar pukul 06.50 WIB dan memastikan kondisi lumba-lumba tersebut sudah dalam keadaan mati.
Selanjutnya, petugas bersama pihak terkait melakukan evakuasi terhadap bangkai lumba-lumba dari kawasan pantai untuk kemudian dikuburkan di lokasi yang telah ditentukan.
Berdasarkan hasil pengukuran morfometri, lumba-lumba tersebut memiliki panjang badan sekitar 1,65 meter dengan perkiraan berat 80 kilogram. Adapun panjang sirip depan sekitar 70 sentimeter, sirip punggung 35 sentimeter, panjang ekor 40 sentimeter, panjang kepala 40 sentimeter, serta lingkar mulut sekitar 25 sentimeter.
Kasat Polairud Polres Pangandaran AKP M. Anang Tri Sodikin, S.H., mengatakan bahwa langkah evakuasi dilakukan sebagai bentuk respons cepat petugas setelah menerima laporan masyarakat.
“Petugas langsung melakukan pengecekan ke lokasi dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan evakuasi terhadap lumba-lumba yang ditemukan dalam kondisi sudah mati,” ujarnya.
Polres Pangandaran mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan satwa laut yang terdampar di sepanjang wilayah pesisir Kabupaten Pangandaran.
Respons cepat masyarakat dalam memberikan informasi diharapkan dapat membantu petugas dan instansi terkait melakukan penanganan secara tepat serta menjaga kebersihan dan keamanan kawasan pantai.

















