Example floating
Example floating
Example 1600x495
PolsekPolsek Padaherang

Musyawarah Penanganan Banjir Maruyungsari dan Paledah, Polsek Padaherang Kawal Pembahasan Solusi Tanggul Apur Lama

8
×

Musyawarah Penanganan Banjir Maruyungsari dan Paledah, Polsek Padaherang Kawal Pembahasan Solusi Tanggul Apur Lama

Sebarkan artikel ini

Pangandaran — Upaya mencari solusi atas persoalan banjir yang melanda wilayah Desa Maruyungsari dan Desa Paledah, Kecamatan Padaherang, terus dilakukan melalui musyawarah lintas pihak. Pembahasan digelar pada Jumat (14/8/2026) di Pos Wilayah Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy, Dusun Patinggen I, Desa Karangpawitan, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran.

Musyawarah tersebut membahas sejumlah persoalan yang berkaitan dengan penanganan banjir, khususnya rencana pengaktifan kembali Tanggul Apur Lama yang selama ini menjadi salah satu aspirasi masyarakat Desa Maruyungsari. Kegiatan dihadiri Kepala BBWS Citanduy Roy Panagom Pardede, S.T., M.Tech., Kepala Pos Wilayah BBWS Citanduy Kecamatan Padaherang, perwakilan BPN Pangandaran, Camat Padaherang Agus Gumilar, S.Sos., M.Si., unsur pemerintahan desa, perwakilan masyarakat Desa Maruyungsari dan Desa Paledah, serta unsur terkait lainnya.

CALL CENTER
Example 300x600
Kapolres Pangandaran

Kehadiran jajaran Polsek Padaherang dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan sekaligus memastikan proses penyampaian aspirasi masyarakat berjalan tertib dan kondusif. Polri hadir untuk mengawal jalannya musyawarah sehingga seluruh pihak dapat menyampaikan pandangan masing-masing secara terbuka dan tetap mengedepankan penyelesaian melalui jalur komunikasi serta musyawarah.

Dalam pembahasan, masyarakat Desa Maruyungsari menyampaikan tiga aspirasi utama terkait penanganan banjir, yakni normalisasi Sungai Ciseel, pembenahan pintu-pintu air, serta pengaktifan kembali Tanggul Apur Lama. Persoalan tersebut dinilai penting karena masyarakat mengaku telah mengalami dampak banjir selama beberapa tahun yang berpengaruh terhadap aktivitas pertanian dan hasil panen.

Sementara itu, pihak BBWS Citanduy menyampaikan komitmennya untuk mempersiapkan pembangunan kembali Tanggul Apur Lama dengan tetap membutuhkan kerja sama dari masyarakat Desa Maruyungsari dan Desa Paledah. Selain itu, BBWS Citanduy juga menyampaikan sejumlah pekerjaan penanganan banjir yang sedang dan akan dilaksanakan, di antaranya pembangunan Tanggul Ciilat 2 serta normalisasi Sungai Ciseel secara bertahap.

Perbedaan pandangan terkait status lahan yang direncanakan menjadi lokasi Tanggul Apur Lama turut menjadi salah satu pembahasan utama. Sebagian penggarap dari wilayah Desa Paledah menyampaikan keberatan terhadap rencana pengaktifan kembali tanggul karena dikhawatirkan berdampak terhadap sistem pengairan dan kondisi wilayah Desa Paledah.

Untuk memberikan kepastian mengenai status lahan, perwakilan BPN Pangandaran menyampaikan bahwa pihaknya akan terlebih dahulu melakukan pengecekan dan memastikan data kepemilikan berdasarkan dokumen serta data pertanahan yang akurat. Kecamatan Padaherang selanjutnya akan menyampaikan surat resmi kepada BPN Pangandaran untuk mendapatkan kejelasan mengenai status kepemilikan lahan yang menjadi objek pembahasan.

Musyawarah tersebut belum menghasilkan keputusan final terkait pengaktifan kembali Tanggul Apur Lama. Namun, pertemuan menghasilkan langkah lanjutan berupa koordinasi dan pengecekan status lahan oleh pihak berwenang sebagai dasar dalam menentukan kebijakan penanganan banjir selanjutnya.

Selama kegiatan berlangsung, jajaran Polsek Padaherang turut melakukan pemantauan situasi guna memastikan seluruh rangkaian musyawarah berjalan aman, tertib, lancar, dan kondusif. Kehadiran Polri di tengah masyarakat menjadi wujud pelayanan dalam menjaga keamanan serta mendukung penyelesaian berbagai persoalan masyarakat melalui komunikasi dan musyawarah.

Example 1800x450

Komentar