Example floating
Example floating
Example 1600x495
BeritaPolsek Parigi

Plt Kapolsek Parigi Jadi Pembina Upacara di SMA Negeri 1 Parigi, Sampaikan Pesan Kamtibmas dan Pembinaan Pelajar

108
×

Plt Kapolsek Parigi Jadi Pembina Upacara di SMA Negeri 1 Parigi, Sampaikan Pesan Kamtibmas dan Pembinaan Pelajar

Sebarkan artikel ini

Parigi, Pangandaran – Upacara bendera hari Senin dilaksanakan di Lapang Upacara SMA Negeri 1 Parigi, Kabupaten Pangandaran, pada Senin (12/01/2026) pukul 07.00 hingga 08.00 WIB. Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut beralamat di Jl. Babakan Ardiyasa No. 62, Kecamatan Parigi.

Bertindak sebagai Pembina Upacara adalah Plt Kapolsek Parigi, Ipda Hendrawan, S.H. Upacara diikuti oleh seluruh siswa, dewan guru, serta staf tata usaha SMA Negeri 1 Parigi.

CALL CENTER
Example 300x600
Kapolres Pangandaran

Dalam amanatnya, Ipda Hendrawan, S.H. menyampaikan sejumlah pesan penting yang bertujuan membentuk karakter pelajar, meningkatkan kesadaran hukum, serta mencegah berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), khususnya di lingkungan pelajar.

Beberapa poin utama yang disampaikan antara lain pentingnya disiplin dan pembentukan karakter pelajar, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam tertib berlalu lintas. Pelajar diharapkan menjunjung tinggi etika, sopan santun, serta tanggung jawab sebagai generasi penerus bangsa.

Selain itu, Pembina Upacara juga menekankan pencegahan kenakalan remaja, dengan menjelaskan berbagai bentuk kenakalan, dampaknya terhadap masa depan, serta upaya pencegahan yang dapat dilakukan sejak dini melalui lingkungan sekolah dan keluarga.

Dalam amanatnya, Ipda Hendrawan turut mengingatkan tentang bahaya narkoba dan minuman keras, termasuk pengertian, ancaman, dampak negatif bagi pelajar, serta konsekuensi hukum yang dapat ditimbulkan. Pelajar diminta untuk menjauhi narkoba dan berani menolak ajakan yang mengarah pada penyalahgunaan zat terlarang.

Isu bullying dan kekerasan di lingkungan sekolah juga menjadi perhatian. Ia menjelaskan pengertian dan bentuk bullying, dampaknya terhadap korban, serta pentingnya peran seluruh warga sekolah dalam melakukan pencegahan.

Seiring perkembangan teknologi, pelajar juga diimbau untuk bijak dalam bermedia sosial. Etika digital, bahaya penyalahgunaan media sosial, serta pemanfaatan media sosial secara positif menjadi bagian dari literasi digital yang harus dimiliki pelajar saat ini.

Terkait keselamatan, Pembina Upacara mengingatkan pentingnya tertib berlalu lintas, kesadaran hukum, serta risiko dari pelanggaran lalu lintas. Keselamatan di jalan raya harus dijadikan budaya di kalangan pelajar.

Lebih lanjut, disampaikan pula materi tentang pencegahan kekerasan seksual, meliputi pengertian, bentuk, dampak, serta upaya pencegahan dan mekanisme pelaporan apabila terjadi tindak kekerasan.

Dalam rangka menjaga keutuhan bangsa, Ipda Hendrawan menekankan pencegahan radikalisme dan intoleransi, dengan menjelaskan cara penyebaran paham tersebut di kalangan pelajar serta peran aktif pelajar dalam menangkalnya melalui sikap toleran dan cinta tanah air.

Amanat ditutup dengan pesan mengenai wawasan kebangsaan dan bela negara, serta peran pelajar dalam menjaga Kamtibmas. Pelajar diharapkan patuh terhadap hukum dan aturan, serta turut berperan aktif dalam mencegah gangguan keamanan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Kegiatan upacara bendera ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pelajar SMA Negeri 1 Parigi akan pentingnya disiplin, tanggung jawab, serta peran strategis generasi muda dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan persatuan bangsa.

Example 1800x450

Komentar

Patroli Gabungan Polres Pangandaran Jelang Ramadan, 100 Botol Miras Diamankan
Berita

Kegiatan melibatkan personel Polres Pangandaran, TNI, Polisi Militer, Satpol PP, serta Dinas Perhubungan Kabupaten Pangandaran dengan sasaran tempat hiburan malam di wilayah Pangandaran.

Polisi Ungkap Pencurian di SMK Al-Kautsar Kalipucang
Berita

Peristiwa pencurian diketahui terjadi sekitar pukul 22.00 WIB. Terduga pelaku diduga masuk ke area sekolah dengan cara merusak jendela ruang guru menggunakan alat pahat, kemudian mengambil sejumlah barang milik sekolah.

*Putus Rantai Tengkulak, Polri Fasilitasi Permodalan KUR dan Penyerapan Bulog bagi Petani Jagung* *JAKARTA* – Jumat, 6 Februari 2026, Polri menyelenggarakan rapat koordinasi bersama Kementan, Perum Bulog, BPK, Asosiasi Pabrik Pakan Ternak dan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dalam rangka mememperkuat ketahanan pangan nasional melalui ekosistem pertanian jagung pakan ternak. Langkah strategis ini dilakukan untuk mengawal proses produksi jagung dari hulu hingga hilir, sekaligus memastikan kesejahteraan petani binaan Polri di berbagai wilayah Indonesia. Rakor yang diselenggarakan di Mabes Polri ini juga diikuti oleh seluruh gugus tugas Polda se-Indonesia secara daring, dipimpin Karobinkar SSDM Polri selalu wakil posko gugus tugas ketahanan Pangan, Brigjen Langgeng Purnomo. "Kami melaksanakan analisa dan evaluasi hasil kinerja tahun sebelumnya, Indonesia berhasil tanpa Impor jagung pabrik pakan ternak pada tahun 2025 sehingga Rakor ini kami laksanakan untuk konsolidasi dan kolaborasi menjalankan strategi ke depan tahun 2026 menjadi lebih baik lagi" Ujar Brigjen Langgeng. Di sisi hulu, Polri hadir sebagai jembatan bagi Poktan jagung dalam mengatasi kendala permodalan. Melalui skema pembiayaan melibatkan Himbara, Polri memfasilitasi akses Poktan ke perbankan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Salah satu implementasi nyatanya terlihat di wilayah Polda Jawa Barat, tepatnya di Nagreg dan Ciamis, di mana petani mendapatkan kredit modal untuk kembali menanam dan memperluas lahan pertanian jagung. Danang Andi Wijanarko selaku senior vice president BRI dalam paparannya mewakili dari Himbara menyampaikan bahwa BRI sendiri pada tahun 2026 sudah menyiapkan plafond senilai 180T rupiah untuk pembiayaan KUR Mikro di bidang pertanian termasuk ekosistem pertanian Jagung. Tidak hanya urusan modal, Polri melalui Gugus Tugas Ketahanan Pangan juga memberikan perlindungan kepada petani dengan menjaga stabilitas harga. Polri memastikan hasil panen petani tidak terjebak dijual ke tengkulak dengan harga rendah. Sebagai solusinya, Polri menjalin kerja sama dengan Perum Bulog untuk menyerap hasil panen dengan harga lebih baik. Pelaksanaan pengadaan jagung tahun 2026 oleh Bulog didasarkan pada Surat dinas Internal nomor SDI-217/DU000/PD.02.01/12012026 tanggal 12 Januari 2026 tentang pengadaan Jagung dengan target 1 juta ton untuk Cadangan pangan pemerintah tahun 2026 dengan harga 6.400 Rupiah per Kilogram. "Fokus kami adalah menjaga agar harga jagung di tingkat petani minimal sesuai dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP). Di beberapa wilayah, seperti di Jabar dan di Kalsel, kolaborasi ini mendorong pembelian harga yang berpihak ke petani jagung, yakni mencapai Rp6.400 per kg sesuai standar HPP Bulog." Ujar Brigjen Langgeng Purnomo selaku Wakil Posko Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polri. Program ini bertujuan untuk mengembangkan lahan tidur, membebaskan petani dari jebakan tengkulak dan meningkatkan produksi jagung nasional. Dengan pendampingan manajerial yang tepat, diharapkan petani mampu membayar pinjaman modal tepat waktu dan meningkatkan taraf hidup mereka secara berkelanjutan. Melalui rapat koordinasi program ketahanan pangan tahun 2026, Polri berharap dapat memperkuat ekosistem pertanian jagung pakan ternak dan mensejahterakan petani jagung Indonesia.
Berita

Langkah strategis ini dilakukan untuk mengawal proses produksi jagung dari hulu hingga hilir, sekaligus memastikan kesejahteraan petani binaan Polri di berbagai wilayah Indonesia.