Parigi, Pangandaran – Upacara bendera hari Senin dilaksanakan di Lapang Upacara SMA Negeri 1 Parigi, Kabupaten Pangandaran, pada Senin (12/01/2026) pukul 07.00 hingga 08.00 WIB. Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut beralamat di Jl. Babakan Ardiyasa No. 62, Kecamatan Parigi.
Bertindak sebagai Pembina Upacara adalah Plt Kapolsek Parigi, Ipda Hendrawan, S.H. Upacara diikuti oleh seluruh siswa, dewan guru, serta staf tata usaha SMA Negeri 1 Parigi.
Dalam amanatnya, Ipda Hendrawan, S.H. menyampaikan sejumlah pesan penting yang bertujuan membentuk karakter pelajar, meningkatkan kesadaran hukum, serta mencegah berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), khususnya di lingkungan pelajar.
Beberapa poin utama yang disampaikan antara lain pentingnya disiplin dan pembentukan karakter pelajar, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam tertib berlalu lintas. Pelajar diharapkan menjunjung tinggi etika, sopan santun, serta tanggung jawab sebagai generasi penerus bangsa.
Selain itu, Pembina Upacara juga menekankan pencegahan kenakalan remaja, dengan menjelaskan berbagai bentuk kenakalan, dampaknya terhadap masa depan, serta upaya pencegahan yang dapat dilakukan sejak dini melalui lingkungan sekolah dan keluarga.
Dalam amanatnya, Ipda Hendrawan turut mengingatkan tentang bahaya narkoba dan minuman keras, termasuk pengertian, ancaman, dampak negatif bagi pelajar, serta konsekuensi hukum yang dapat ditimbulkan. Pelajar diminta untuk menjauhi narkoba dan berani menolak ajakan yang mengarah pada penyalahgunaan zat terlarang.
Isu bullying dan kekerasan di lingkungan sekolah juga menjadi perhatian. Ia menjelaskan pengertian dan bentuk bullying, dampaknya terhadap korban, serta pentingnya peran seluruh warga sekolah dalam melakukan pencegahan.
Seiring perkembangan teknologi, pelajar juga diimbau untuk bijak dalam bermedia sosial. Etika digital, bahaya penyalahgunaan media sosial, serta pemanfaatan media sosial secara positif menjadi bagian dari literasi digital yang harus dimiliki pelajar saat ini.
Terkait keselamatan, Pembina Upacara mengingatkan pentingnya tertib berlalu lintas, kesadaran hukum, serta risiko dari pelanggaran lalu lintas. Keselamatan di jalan raya harus dijadikan budaya di kalangan pelajar.
Lebih lanjut, disampaikan pula materi tentang pencegahan kekerasan seksual, meliputi pengertian, bentuk, dampak, serta upaya pencegahan dan mekanisme pelaporan apabila terjadi tindak kekerasan.
Dalam rangka menjaga keutuhan bangsa, Ipda Hendrawan menekankan pencegahan radikalisme dan intoleransi, dengan menjelaskan cara penyebaran paham tersebut di kalangan pelajar serta peran aktif pelajar dalam menangkalnya melalui sikap toleran dan cinta tanah air.
Amanat ditutup dengan pesan mengenai wawasan kebangsaan dan bela negara, serta peran pelajar dalam menjaga Kamtibmas. Pelajar diharapkan patuh terhadap hukum dan aturan, serta turut berperan aktif dalam mencegah gangguan keamanan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Kegiatan upacara bendera ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pelajar SMA Negeri 1 Parigi akan pentingnya disiplin, tanggung jawab, serta peran strategis generasi muda dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan persatuan bangsa.
















