Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaPolsek Parigi

Polsek Parigi dan Forkopincam Sukses Panen Jagung Hibrida, Wujudkan Ketahanan Pangan

148
×

Polsek Parigi dan Forkopincam Sukses Panen Jagung Hibrida, Wujudkan Ketahanan Pangan

Sebarkan artikel ini

PARIGI, PANGANDARAN – Upaya mewujudkan program pemerintah di bidang Ketahanan Pangan terus digalakkan di wilayah Kecamatan Parigi. Hal ini dibuktikan dengan suksesnya kegiatan panen raya jagung hibrida di lahan seluas 1 hektar di Desa Parakanmanggu pada Kamis, 18 September 2025.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi sinergis antara Polsek Parigi bersama Forkopincam Kecamatan Parigi, Pemerintah Desa Parakanmanggu, Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Parigi, dan Kelompok Tani (Poktan) Mandiri Makmur.

CALL CENTER
Example 300x600
Kapolres Pangandaran

Panen raya yang dimulai pada pukul 14.00 WIB ini dihadiri langsung oleh sejumlah pejabat, di antaranya Kapolsek Parigi AKP Ade Suherman, Bhabinkamtibmas Polsek Parigi Brigadir Dede Krisna, perwakilan BPP Kecamatan Parigi, serta Anggota Bagian SDM Polres Pangandaran.

Lahan jagung yang berlokasi di Dusun Parakan RT 003 RW 001, Desa Parakanmanggu ini telah ditanami sejak 1 Juni 2025. Dengan menggunakan bibit jagung jenis Asia sebanyak 4,5 kg yang didapatkan dari Bumdes, jagung berhasil dipanen setelah masa tanam sekitar 95 hari.

Panen jagung ini menghasilkan perkiraan 9,6 ton jagung basah tongkol atau 5,2 ton jagung kering pipil. Produktivitas lahan ini dinilai sangat baik, menunjukkan keberhasilan program budidaya yang didukung oleh pemupukan dua kali menggunakan pupuk UREA dan PONSKHA PLUS, masing-masing sebanyak 100 kg, yang juga disalurkan melalui Bumdes.

Program ini tidak hanya berfokus pada hasil panen, tetapi juga pada pemberdayaan kelompok tani. Lahan garapan yang merupakan Tanah Negara ini dikelola oleh Poktan Mandiri Makmur yang beranggotakan tiga orang, dengan ketua kelompok Sdr. Darso yang beralamat di Dusun Cimanggu RT 003 RW 010, Desa Parakanmanggu.

Peralatan pertanian modern seperti cutivator digunakan untuk pengolahan lahan awal, namun ke depannya Poktan membutuhkan alat conseler untuk memaksimalkan proses pasca panen.

Hasil panen jagung seluruhnya akan disimpan dan didistribusikan melalui Bumdes setempat. Dengan Harga Pokok Penjualan (HPP) jagung kering mencapai Rp 5.500, diharapkan program ini dapat meningkatkan kesejahteraan anggota Poktan dan masyarakat sekitar, sekaligus menjaga stabilitas harga pangan lokal.

Keberhasilan panen jagung hibrida ini menjadi bukti nyata komitmen Polri dan seluruh instansi terkait dalam mendukung program Ketahanan Pangan Nasional dan memperkuat ekonomi lokal di pedesaan.

Example 468x60

Komentar