Example floating
Example floating
Example 1600x495
BeritaHot NewsHumasvideo

Jebol Gerbang pendopo dan Rusak Mobil Damkar, Amuk Nelayan Pangandaran Mereda di Tangan Kapolres

790
×

Jebol Gerbang pendopo dan Rusak Mobil Damkar, Amuk Nelayan Pangandaran Mereda di Tangan Kapolres

Sebarkan artikel ini

PANGANDARAN, JAWA BARAT – Kericuhan hebat tak terhindarkan dalam aksi unjuk rasa nelayan di depan Pendopo Bupati, Kamis (24/7/2025). Massa tidak dapat bertemu dengan Bupati Pangandaran. Hal ini menyebabkan eskalasi kemarahan massa semakin memuncak. Kemarahan itu meluas hingga terjadi perusakan gerbang Pendopo dan satu unit mobil pemadam kebakaran (Damkar). Situasi yang di ambang anarki akhirnya berhasil dikendalikan setelah Kapolres Pangandaran, AKBP Dr. Andri Kurniawan, S.I.K., M.H., turun langsung menembus kerumunan massa yang beringas.

Aksi yang awalnya menuntut penerbitan Surat Keterangan Asal Benih (SKAB) oleh Forum Benih Bening Lobster (BBL) berubah menjadi lautan amarah. Massa merasa aspirasinya diabaikan. Setelah berhasil menjebol gerbang, massa melampiaskan frustrasinya pada mobil Damkar yang disiagakan di lokasi. Mereka memecahkan kaca dan merusak bodinya dengan lemparan benda keras.

CALL CENTER
Example 300x600
Kapolres Pangandaran

Di tengah situasi genting tersebut, Kapolres mengambil langkah berani. Ia maju ke garis depan, berhadapan langsung dengan massa, dan berbicara melalui pengeras suara untuk meredam amuk yang lebih besar.

Dengan suara yang tegas dan jelas, Kapolres menyampaikan pesan langsung kepada para nelayan. “Saudara-saudaraku, tolong dengarkan saya! Kami siap memfasilitasi, kami siap mendukung kepada pemerintah dan masyarakat, khususnya nelayan,” seru Kapolres, membuka dialog di tengah kerumunan.

Ia kemudian menambahkan pesan yang lebih personal dan menenangkan. “Saya titip, semoga Pangandaran tetap kondusif. Kami siap mengawal proses ini hingga ada solusi. Mari kita selesaikan dengan cara yang terhormat, bukan dengan perusakan,” lanjutnya.
Massa yang tadinya emosional perlahan mulai tenang dan mendengarkan. Komunikasi langsung itu berhasil memadamkan api amarah dan membuka kembali jalan dialog.

Setelah berdiskusi singkat dengan koordinator lapangan dan menegaskan kembali komitmennya, Kapolres berhasil membujuk massa untuk membubarkan diri secara tertib. Tindakan cepat Kapolres dinilai berhasil mencegah kericuhan meluas. Tidak ada korban jiwa yang jatuh. Meskipun begitu, ada kerusakan materiel yang cukup signifikan pada aset publik. Kepolisian akan bekerja secara propesional.

Example 1800x450

Komentar

Dua Pemuda Terluka Akibat Ledakan Petasan di Mangunjaya, Polisi Datangi TKP PANGANDARAN – Sebuah ledakan yang diduga berasal dari petasan terjadi di Dusun Babakan RT 007 RW 002, Desa Sindangjaya, Kecamatan Mangunjaya, Kabupaten Pangandaran, Jumat (6/3/2026) sekitar pukul 14.30 WIB. Akibat kejadian tersebut, dua orang pemuda mengalami luka berat. Kapolsek Padaherang AKP Abdurahman bersama anggota segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan dari para saksi. Dua korban yang mengalami luka berat diketahui berinisial A.S. (22), warga Dusun Babakan Desa Sindangjaya, dan H.R.A. (19), warga Dusun Babakan RT 004 RW 002 Desa Sindangjaya Kecamatan Mangunjaya. Berdasarkan keterangan saksi I.M. (65), peristiwa bermula saat dirinya mendengar suara ledakan dari arah rumah korban sebanyak tiga kali. Mendengar suara tersebut, saksi kemudian mendatangi sumber suara dan menemukan korban A.S. dalam keadaan tergeletak di dapur rumah, sementara korban H.R.A. berada di bagian belakang rumah. Di lokasi kejadian juga ditemukan ceceran kertas yang diduga merupakan sisa petasan. Diduga kuat ledakan tersebut berasal dari petasan yang dibuat oleh korban A.S. Kedua korban kemudian segera dievakuasi ke Puskesmas Mangunjaya untuk mendapatkan penanganan medis. Berdasarkan keterangan tenaga medis, korban A.S. harus dirujuk ke RSOP Ciamis untuk penanganan lebih lanjut. Kapolsek Padaherang AKP Abdurahman mengatakan pihak kepolisian telah melakukan sejumlah langkah penanganan, di antaranya menerima laporan, mendatangi TKP, mendata korban dan saksi, serta melaporkan kejadian tersebut kepada pimpinan. Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait peristiwa ledakan tersebut.
Berita

Dua korban yang mengalami luka berat diketahui berinisial A.S. (22), warga Dusun Babakan Desa Sindangjaya, dan H.R.A. (19), warga Dusun Babakan RT 004 RW 002 Desa Sindangjaya Kecamatan Mangunjaya.