Example floating
Example floating
Example 1600x495
HumasSatintelkamSosial dan Umum

Siskamling: Benteng Pertama Keamanan Lingkungan

242
×

Siskamling: Benteng Pertama Keamanan Lingkungan

Sebarkan artikel ini

Pangandaran, 30 Mei 2025 — Sistem Keamanan Lingkungan atau Siskamling kembali digalakkan di berbagai daerah sebagai upaya menjaga ketertiban dan keamanan warga. Program ini dianggap sebagai garda terdepan dalam mendeteksi dan mencegah berbagai gangguan keamanan di tingkat RT dan RW.

Warga dilibatkan secara aktif dalam pelaksanaan ronda malam, yang dilakukan secara bergiliran. Dengan partisipasi langsung masyarakat, tindakan kriminal seperti pencurian, perkelahian, atau penyalahgunaan narkoba bisa lebih cepat diantisipasi.

CALL CENTER
Example 300x600
Kapolres Pangandaran

Sementara itu, keberadaan pos ronda juga dimanfaatkan sebagai pusat informasi dan koordinasi warga, terutama saat terjadi situasi darurat. Dengan komunikasi yang terjalin baik, penanganan masalah bisa dilakukan lebih cepat sebelum ditangani pihak berwenang.

Meski demikian, tidak semua wilayah konsisten menjalankan program Siskamling. Di beberapa tempat, kegiatan ronda mulai ditinggalkan karena kurangnya dukungan atau kepedulian warga. Padahal, keamanan lingkungan adalah tanggung jawab bersama.

Pemerintah desa dan kepolisian setempat terus mendorong kebangkitan budaya Siskamling. Sosialisasi dan pelatihan dilakukan secara rutin, terutama menyasar pemuda dan tokoh masyarakat agar mereka bisa menjadi penggerak di lingkungan masing-masing.

Dengan keterlibatan aktif warga dan dukungan pemerintah, keamanan lingkungan dapat ditingkatkan tanpa harus sepenuhnya bergantung pada aparat kepolisian. Siskamling bukan hanya simbol gotong royong, tetapi juga wujud nyata dari rasa tanggung jawab terhadap lingkungan sekitar.

Example 1800x450

Komentar

Dua Pemuda Terluka Akibat Ledakan Petasan di Mangunjaya, Polisi Datangi TKP PANGANDARAN – Sebuah ledakan yang diduga berasal dari petasan terjadi di Dusun Babakan RT 007 RW 002, Desa Sindangjaya, Kecamatan Mangunjaya, Kabupaten Pangandaran, Jumat (6/3/2026) sekitar pukul 14.30 WIB. Akibat kejadian tersebut, dua orang pemuda mengalami luka berat. Kapolsek Padaherang AKP Abdurahman bersama anggota segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan dari para saksi. Dua korban yang mengalami luka berat diketahui berinisial A.S. (22), warga Dusun Babakan Desa Sindangjaya, dan H.R.A. (19), warga Dusun Babakan RT 004 RW 002 Desa Sindangjaya Kecamatan Mangunjaya. Berdasarkan keterangan saksi I.M. (65), peristiwa bermula saat dirinya mendengar suara ledakan dari arah rumah korban sebanyak tiga kali. Mendengar suara tersebut, saksi kemudian mendatangi sumber suara dan menemukan korban A.S. dalam keadaan tergeletak di dapur rumah, sementara korban H.R.A. berada di bagian belakang rumah. Di lokasi kejadian juga ditemukan ceceran kertas yang diduga merupakan sisa petasan. Diduga kuat ledakan tersebut berasal dari petasan yang dibuat oleh korban A.S. Kedua korban kemudian segera dievakuasi ke Puskesmas Mangunjaya untuk mendapatkan penanganan medis. Berdasarkan keterangan tenaga medis, korban A.S. harus dirujuk ke RSOP Ciamis untuk penanganan lebih lanjut. Kapolsek Padaherang AKP Abdurahman mengatakan pihak kepolisian telah melakukan sejumlah langkah penanganan, di antaranya menerima laporan, mendatangi TKP, mendata korban dan saksi, serta melaporkan kejadian tersebut kepada pimpinan. Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait peristiwa ledakan tersebut.
Berita

Dua korban yang mengalami luka berat diketahui berinisial A.S. (22), warga Dusun Babakan Desa Sindangjaya, dan H.R.A. (19), warga Dusun Babakan RT 004 RW 002 Desa Sindangjaya Kecamatan Mangunjaya.