Polres Pangandaran melaporkan pelaksanaan aksi damai dari aliansi masyarakat terdampak kapal tongkang batu bara pada Senin, 3 Agustus 2026. Kegiatan berlangsung di sekitar lokasi kejadian tumpahan batu bara, tepatnya di Jalan Baru Dusun Cibenda, Desa Cibenda, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, mulai pukul 11.00 hingga 12.30 WIB. Massa aksi berjumlah sekitar 50 orang dengan berbagai elemen masyarakat, tokoh lokal, mahasiswa, serta penggiat lingkungan.
Dalam aksi tersebut hadir Koordinator Lapangan Aliansi Masyarakat, Sdr. Yayat Suryat (Bah Rangga), Koordinator Lapangan PT Lion Marine Salvage, Sdr. Bobby, Advokat Aliansi, Sdri. Ai Giwang, serta tokoh masyarakat Cibenda, Sdr. Arif Budiman. Massa membawa atribut berupa satu unit mobil komando dan sejumlah spanduk dengan berbagai tuntutan terkait dampak pencemaran batu bara terhadap ekosistem laut dan kehidupan nelayan.
Massa aksi menyampaikan orasi yang dipimpin oleh beberapa tokoh masyarakat, penggiat lingkungan, mahasiswa, serta perwakilan kelompok sadar wisata. Tuntutan yang disampaikan antara lain mempertanyakan teknis evakuasi kapal tongkang dan batu bara, transparansi hasil uji laboratorium, serta pertanggungjawaban perusahaan atas dampak pencemaran yang terjadi. Pihak PT Lion Marine Salvage melalui Sdr. Bobby memberikan penjelasan bahwa perusahaan hanya bertugas melakukan evakuasi, bukan pemilik batu bara maupun pihak asuransi, serta menegaskan bahwa proses evakuasi dilakukan sesuai SOP.
Hasil kesepakatan bersama antara aliansi masyarakat dan pihak PT Lion Marine Salvage menyatakan bahwa proses evakuasi diberhentikan sementara. Selanjutnya perusahaan akan berkoordinasi dengan pemilik kapal tongkang dan batu bara serta melaksanakan sosialisasi kepada pihak terkait mengenai mekanisme evakuasi. Polres Pangandaran akan memfasilitasi pertemuan antara pihak perusahaan, pemilik kapal, dinas terkait, dan masyarakat terdampak untuk mencari solusi terbaik.
Selama kegiatan berlangsung, situasi tetap aman, tertib, dan terkendali. Massa aksi membubarkan diri dengan tertib menuju titik kumpul. Pengamanan dilakukan secara terbuka dan tertutup oleh personel gabungan TNI-Polri, Satpol PP, Dishub, dan Syahbandar, dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Pangandaran AKBP Subagja, S.I.P. Kehadiran aparat gabungan memastikan aksi damai berjalan sesuai aturan dan tidak menimbulkan gangguan kamtibmas.

















