Pangandaran, sebagai daerah yang kaya akan sumber daya alam serta budaya, juga tidak lepas dari ancaman penyalahgunaan narkoba. Dalam upaya menangkal masalah ini, Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) melakukan pembinaan dan penyuluhan bahaya narkoba kepada peserta pramuka di SMA N 1 Pangandaran. Kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan generasi muda mengenai bahaya dan dampak buruk narkoba.
Kegiatan penyuluhan ini dilakukan melalui berbagai metode interaktif, seperti diskusi, presentasi, dan pemutaran video edukatif. Para petugas Satresnarkoba menjelaskan jenis-jenis narkoba yang umum ditemukan, termasuk efek jangka pendek dan jangka panjang yang bisa ditimbulkannya. Selain itu, peserta juga diajak untuk berdiskusi tentang cara-cara mencegah penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitar mereka.
Melalui kegiatan ini, para peserta pramuka diharapkan dapat menjadi duta anti-narkoba di sekolah mereka dan juga dalam komunitas lokal. Dengan pengetahuan yang mereka peroleh, diharapkan mereka mampu mengenali tanda-tanda penyalahgunaan narkoba serta tahu kepada siapa mereka harus melapor jika menemui situasi yang mencurigakan.
Kesadaran akan bahaya narkoba adalah langkah awal yang krusial dalam memerangi penyebaran obat terlarang ini. Oleh karena itu, partisipasi aktif dari lembaga pendidikan, orang tua, dan masyarakat dalam mendukung program-program pencegahan sangatlah penting. SMA N 1 Pangandaran, dengan dukungan dari Satresnarkoba, menunjukkan komitmennya untuk membangun generasi muda yang sehat dan bebas dari narkoba.
Dengan adanya kegiatan ini, kita semua berperan dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman dan sehat bagi masa depan anak-anak kita. Melalui pendidikan dan penyuluhan yang berkesinambungan, diharapkan penyebaran narkoba dapat ditekan, dan generasi muda dapat tumbuh tanpa terjerumus ke dalam perangkap tersebut.
SATUAN RESERSE NARKOBA MELAKSANAKAN PEMBINAAN DAN PENYULUHAN BAHAYA NARKOBA KEPADA PESERTA PRAMUKA DI SMA N 1 PANGANDARAN















