Pangandaran – Dalam rangka menghadapi potensi bencana alam di musim penghujan, Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Pangandaran menunjukkan kesiapan penuh dengan mengerahkan berbagai alat utama sistem penyelamatan (Alutsista) laut dalam kegiatan Apel Gelar Pasukan Siaga Tanggap Bencana, Kamis (tanggal kegiatan), di halaman Mapolres Pangandaran.
Kegiatan apel yang dipimpin langsung oleh Kapolres Pangandaran AKBP Dr. ANDRI KURNIAWAN, S.I.K., M.H. tersebut diikuti oleh unsur TNI, BPBD, Basarnas, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Damkar, serta relawan tanggap bencana. Apel ini menjadi momentum penting untuk memastikan kesiapan seluruh personel dan peralatan menghadapi cuaca ekstrem dan potensi bencana alam di wilayah Kabupaten Pangandaran.
Kasat Polairud Polres Pangandaran, IPTU M Anang Tri Sodikin, S.H, menyampaikan bahwa Satpolairud menyiagakan sejumlah peralatan SAR laut seperti rubber boat, personal watercraft (jetski), drone laut, dan perlengkapan penyelamatan lainnya yang siap digunakan sewaktu-waktu dalam operasi evakuasi dan penyelamatan di perairan.
“Seluruh Alutsista kami pastikan dalam kondisi baik dan siap operasi. Kami juga sudah menyiapkan personel terlatih yang dapat bergerak cepat ketika terjadi bencana, terutama di wilayah pesisir dan objek wisata laut,” ujar IPTU M Anang Tri Sodikin, S.H
Selain kesiapan peralatan, Satpolairud juga memperkuat koordinasi lintas sektor untuk mempercepat respon penanganan jika terjadi keadaan darurat.
“Kami terus berkoordinasi dengan BPBD, Basarnas, dan unsur TNI AL untuk memastikan penanganan bencana bisa dilakukan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi,” tambahnya.
Kapolres Pangandaran AKBP Dr. ANDRI KURNIAWAN, S.I.K., M.H. dalam amanatnya menyampaikan apresiasi atas kesiapan seluruh jajaran, termasuk Satpolairud yang dinilai konsisten dalam menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat pesisir.
“Kesiapan personel dan peralatan ini menjadi bukti bahwa Polres Pangandaran siap menghadapi segala bentuk ancaman bencana. Sinergi antarinstansi menjadi kunci utama agar penanganan di lapangan berjalan optimal,” tegas Kapolres.
Apel tersebut juga menampilkan demonstrasi kesiapan pasukan dan simulasi evakuasi korban di perairan menggunakan rubber boat dan personal watercraft. Drone laut turut dioperasikan untuk memantau kondisi area yang sulit dijangkau oleh personel di lapangan.
Dengan kesiapan sumber daya manusia dan dukungan teknologi modern, Satpolairud Polres Pangandaran berkomitmen untuk menjadi garda terdepan dalam penanganan bencana dan penyelamatan di wilayah perairan, demi menjaga keselamatan masyarakat dan wisatawan di Kabupaten Pangandaran.








