Example floating
Example floating
Example 1600x495
Sosial dan UmumSPKT

Jasa Les Privat Tipu Orangtua di Tengah Kebutuhan Pendidikan

343
×

Jasa Les Privat Tipu Orangtua di Tengah Kebutuhan Pendidikan

Sebarkan artikel ini

Di tengah meningkatnya kesadaran akan pentingnya pendidikan, banyak orangtua berlomba-lomba memberikan yang terbaik bagi anak-anak mereka. Salah satu bentuk dukungan itu adalah dengan mencari jasa les privat agar anak bisa lebih fokus belajar di rumah. Namun celakanya, niat baik ini justru menjadi sasaran empuk para pelaku penipuan. Modus penipuan berkedok jasa les privat kini semakin marak, menyasar para orangtua yang berharap anaknya mendapatkan bimbingan tambahan.

Modus ini biasanya dimulai dari iklan yang tersebar luas di media sosial, grup WhatsApp orangtua siswa, atau platform online yang tampak resmi. Penipu menggunakan nama lembaga yang terdengar profesional, menampilkan testimoni palsu, hingga menyertakan brosur berdesain rapi lengkap dengan promo menarik. Tak jarang, pelaku mencatut nama guru sungguhan atau mengaku bekerja sama dengan sekolah tertentu untuk meningkatkan kredibilitas.

CALL CENTER
Example 300x600
Kapolres Pangandaran

Setelah ada yang tertarik, pelaku akan meminta sejumlah uang muka sebagai biaya pendaftaran, biaya modul, atau untuk mengamankan jadwal tutor. Uang ini biasanya diminta ditransfer segera, dengan alasan terbatasnya kuota atau agar segera dapat ditugaskan pengajar ke rumah. Namun setelah uang dikirim, tutor tak kunjung datang, nomor kontak sulit dihubungi, dan situs atau akun media sosial jasa les privat tersebut tiba-tiba menghilang.

Yang menyakitkan dari penipuan jenis ini bukan hanya kerugian uang, tetapi juga rasa kecewa dan kehilangan kepercayaan orangtua terhadap layanan pendidikan. Mereka merasa ditipu di momen paling rentan—saat ingin membantu anak agar lebih siap menghadapi ujian atau mengejar ketertinggalan pelajaran. Selain itu, waktu dan energi yang sudah dikorbankan untuk mencari dan mempersiapkan kegiatan les pun menjadi sia-sia.

Beberapa penipu bahkan lebih nekat dengan mengirimkan tutor palsu hanya sekali datang, lalu meminta pelunasan untuk bulan penuh sebelum akhirnya menghilang. Dalam skenario seperti ini, korban merasa lebih yakin karena sempat melihat tutor datang langsung ke rumah. Namun di balik itu, semua hanya bagian dari rencana untuk meraup uang sebanyak-banyaknya dalam waktu singkat.

Agar tidak terjebak dalam modus penipuan ini, orangtua harus lebih cermat dalam memverifikasi layanan les privat. Pastikan lembaga atau tutor memiliki rekam jejak jelas, nomor telepon aktif, alamat kantor atau domisili yang bisa dikonfirmasi, serta testimonial yang dapat diverifikasi langsung. Gunakan platform resmi yang diawasi oleh lembaga pendidikan, bukan sekadar tawaran di kolom komentar atau pesan broadcast.

Lebih penting lagi, jangan tergiur dengan harga murah atau janji hasil instan. Penipu biasanya menggunakan strategi “promo besar-besaran” untuk menutupi niat buruk mereka. Dalam dunia pendidikan, kualitas tidak datang dari diskon besar, tetapi dari kompetensi, pengalaman, dan sistem yang terbuka.

Kebutuhan pendidikan memang meningkat, tapi itu bukan alasan untuk mengorbankan kehati-hatian. Literasi digital perlu diterapkan bahkan dalam hal-hal yang tampaknya sederhana seperti mencari guru les. Jangan biarkan semangat orangtua dalam mendukung pendidikan anak justru berubah menjadi pintu masuk bagi para penipu. Sebab jika pengetahuan adalah cahaya, maka kehati-hatian adalah pelindungnya.

Example 1800x450

Komentar

Satresnarkoba Polres Pangandaran Ungkap Peredaran Pil Ekstasi Logo Superman di Wilayah Pangandaran
Berita

Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Pangandaran Polda Jawa Barat berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis pil ekstasi berlogo Superman di wilayah Kabupaten Pangandaran