Example floating
Example floating
Example 1600x495
Sosial dan UmumSPKT

Palsukan Identitas di Media Sosial: Modus Lama, Korban Baru

452
×

Palsukan Identitas di Media Sosial: Modus Lama, Korban Baru

Sebarkan artikel ini

Pemalsuan identitas di media sosial masih menjadi modus penipuan yang efektif dan terus merugikan banyak orang. Meski sudah dikenal luas, para pelaku semakin kreatif dalam menjalankan aksinya sehingga korban baru terus bermunculan.

Modus ini biasanya diawali dengan pembuatan akun palsu yang meniru identitas seseorang atau tokoh terkenal. Pelaku menggunakan foto asli dan data yang diambil dari profil korban asli atau sumber lain untuk membuat akun yang meyakinkan.

CALL CENTER
Example 300x600
Kapolres Pangandaran

Setelah akun palsu aktif, pelaku melakukan pendekatan kepada teman, keluarga, atau jaringan korban. Mereka bisa meminta bantuan dana, meminjam uang, atau menawarkan bisnis yang ternyata hanya kedok untuk menipu.

Selain itu, akun palsu juga digunakan untuk menyebarkan informasi palsu, melakukan penipuan jual beli, atau bahkan menyebarkan malware melalui pesan yang dikirim ke kontak korban. Dampaknya bisa sangat merugikan dari segi materi maupun reputasi.

Korban pemalsuan identitas sering kali mengalami kebingungan dan kesulitan membuktikan bahwa akun tersebut bukan miliknya. Hal ini memperpanjang proses pemulihan dan menambah beban psikologis.

Untuk menghindari kerugian, penting bagi pengguna media sosial untuk meningkatkan pengamanan akun, seperti menggunakan kata sandi kuat, mengaktifkan autentikasi dua faktor, dan membatasi akses publik pada data pribadi.

Periksa secara berkala daftar teman atau follower untuk mendeteksi akun mencurigakan yang mungkin memanfaatkan identitas Anda. Jika menemukan akun palsu, segera laporkan ke platform media sosial untuk dilakukan penindakan.

Hindari juga membagikan informasi pribadi secara berlebihan di media sosial, karena data tersebut dapat dimanfaatkan oleh penipu untuk membuat akun palsu yang meyakinkan.

Pendidikan literasi digital menjadi sangat penting agar pengguna media sosial dapat mengenali dan melaporkan tindakan pemalsuan identitas sejak dini. Kesadaran kolektif akan membantu menekan penyebaran modus penipuan ini.

Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan berhati-hati dalam berinteraksi di dunia maya. Jangan mudah percaya jika ada permintaan atau tawaran yang mencurigakan, terutama yang datang dari akun baru atau tidak dikenal.

Example 1800x450

Komentar