Example floating
Example floating
Example 728x250
Sosial dan UmumSPKT

Tertipu Investasi Kripto, Ratusan Juta Raib Sekejap

117
×

Tertipu Investasi Kripto, Ratusan Juta Raib Sekejap

Sebarkan artikel ini

Investasi kripto atau mata uang digital semakin populer dalam beberapa tahun terakhir. Banyak orang tertarik karena iming-iming keuntungan besar dalam waktu singkat. Namun di balik peluang tersebut, terdapat risiko besar, terutama karena banyak penipuan berkedok investasi kripto yang menjerat korban dari berbagai kalangan. Dalam banyak kasus, kerugian yang dialami tidak main-main, bisa mencapai ratusan juta rupiah hanya dalam sekejap.

Penipuan ini biasanya dilakukan dengan menawarkan proyek investasi yang mengaku berbasis blockchain atau cryptocurrency. Penipu menggunakan istilah teknis yang rumit, grafik keuntungan yang direkayasa, serta testimoni palsu dari orang-orang yang tampak sukses. Tujuannya adalah menciptakan kesan bahwa investasi ini aman, menguntungkan, dan terpercaya.

CALL CENTER
Example 300x600
Kapolres Pangandaran

Korban biasanya diajak bergabung ke dalam grup percakapan tertentu, baik di WhatsApp maupun Telegram. Di dalam grup tersebut, sudah ada beberapa akun yang menyamar sebagai investor sukses yang rutin membagikan “keuntungan” mereka. Ini merupakan bagian dari strategi manipulasi psikologis agar calon korban ikut menanamkan modal tanpa curiga.

Setelah korban mengirimkan sejumlah uang, biasanya melalui transfer bank atau dompet kripto, penipu akan menjanjikan pengembalian dana dalam waktu singkat. Pada awalnya, korban bisa saja menerima sejumlah kecil dana untuk meyakinkan bahwa sistem benar-benar bekerja. Namun setelah diminta menyetor jumlah lebih besar, pelaku menghilang begitu saja.

Modus ini semakin marak karena kripto adalah dunia yang masih baru bagi sebagian besar masyarakat. Banyak orang belum memahami cara kerjanya, tetapi tergoda oleh cerita sukses instan dari orang lain. Kurangnya literasi keuangan dan ketidaktahuan soal regulasi juga membuat masyarakat mudah dijebak.

Tidak sedikit korban yang bahkan menjual aset berharga seperti kendaraan, emas, atau properti untuk ikut dalam skema investasi bodong ini. Setelah dana dikirim, tidak ada cara mudah untuk melacak atau mengembalikannya karena transaksi kripto bersifat anonim dan tidak terlindungi oleh sistem keuangan formal.

Penipuan kripto juga sering kali menyasar anak muda dan pengguna aktif media sosial. Mereka dijadikan target karena dianggap lebih berani mengambil risiko dan sering kali tidak mengecek legalitas platform investasi yang ditawarkan. Padahal, pelaku bisa saja hanya membuat situs web palsu atau aplikasi tiruan untuk menipu.

Untuk menghindari penipuan semacam ini, masyarakat sebaiknya hanya berinvestasi melalui platform yang sudah terdaftar secara resmi dan diawasi oleh lembaga keuangan negara. Jangan mudah tergoda oleh janji keuntungan tinggi dalam waktu cepat, apalagi jika diminta menyetor uang ke rekening pribadi atau alamat dompet kripto yang tidak jelas.

Investasi seharusnya dilakukan dengan penuh perhitungan, bukan berdasarkan emosi atau tekanan dari pihak lain. Jika sebuah tawaran terdengar terlalu bagus untuk menjadi kenyataan, kemungkinan besar itu memang tidak benar. Selalu lakukan riset mendalam dan konsultasikan pada ahli keuangan sebelum mengalokasikan dana dalam jumlah besar.

Di era digital ini, kehati-hatian adalah kunci utama dalam menjaga keuangan pribadi. Penipuan bisa terjadi kapan saja dan dalam bentuk apa saja. Jangan biarkan mimpi mendapatkan kekayaan instan berubah menjadi mimpi buruk karena ulah penipu yang berkedok investasi kripto.

Example 468x60

Komentar