Pangandaran – Warga di objek wisata Pantai Madasari, Desa Masawah, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran, mengamankan seorang pria. Kejadian ini terjadi pada Minggu (7/12/2025) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB, setelah yang bersangkutan kedapatan berada di sekitar warung-warung warga.
Pria tersebut diketahui bernama Anzahyar Laadjim (26), warga Desa Pibombo, Kecamatan Nuhon, Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah. Ia diamankan warga setelah terekam kamera pengawas (CCTV) milik salah satu pemilik warung yang sebelumnya sering mengalami kehilangan makanan.
Kapolsek Cimerak IPTU Sova Maulana, S.H. menjelaskan bahwa pengamanan bermula dari kewaspadaan warga yang curiga atas seringnya terjadi kehilangan makanan di warung-warung sekitar pantai. Salah satu pemilik warung, Noto Senggoro, kemudian memasang CCTV untuk mengetahui aktivitas mencurigakan.
“Dari rekaman CCTV, wajah yang bersangkutan berhasil dikenali. Saat kembali berada di sekitar lokasi, warga kemudian mengamankannya,” ujar IPTU Sova.
Berdasarkan keterangan saksi Ai Zivi Supriatna, yang bersangkutan mengaku telah tinggal di kawasan sekitar Pantai Madasari. Dia sudah tinggal di sana selama kurang lebih satu tahun. Mereka bertahan hidup di atas tebing karang di bawah pepohonan. Ia juga mengaku terpaksa mengambil makanan karena kelaparan.
Yang bersangkutan bahkan mengaku sempat mencoba mengakhiri hidup dengan melompat ke laut. Namun, dia selalu gagal. Oleh karena itu, dia memilih bertahan hidup di sekitar kawasan pantai.
Sementara itu, menurut keterangan saksi Noto Senggoro, pihak keluarga yang bersangkutan menyampaikan bahwa Anzahyar telah menghilang. Ia tidak terlihat selama kurang lebih tiga tahun. Dia menjauh dari keluarganya karena tekanan ekspektasi pendidikan. Anzahyar merasa tidak sanggup memenuhi ekspektasi tersebut.
Diketahui pula bahwa Anzahyar memiliki saudara tiri di wilayah Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya. Setelah dilakukan komunikasi melalui nomor yang bersangkutan, pihak keluarga akhirnya datang menjemput di Pantai Madasari.
“Saat petugas tiba di lokasi, pihak warga sudah menyerahkan yang bersangkutan kepada keluarganya. Mereka akan membawanya ke rumah saudaranya di Cipatujah. Nantinya, dia akan dipulangkan ke daerah asalnya di Sulawesi Tengah,” tambah IPTU Sova.
Pihak kepolisian mengapresiasi langkah warga yang tetap menjaga situasi tetap kondusif serta mengedepankan pendekatan humanis dalam penanganan peristiwa tersebut.
















