PANGANDARAN – Markas Komando (Mako) Polres Pangandaran berdiri kokoh sebagai pusat pelayanan masyarakat sekaligus simbol penegakan hukum di wilayah pesisir Jawa Barat ini. Di balik kelancaran aktivitas pelayanan publik tersebut, ada komitmen besar dalam menjaga keamanan internal. Guna memastikan area komando tetap steril dari segala bentuk potensi ancaman, personel Satuan Samapta (Sat Samapta) Polres Pangandaran menyiagakan pasukan khusus untuk menjaga ketat pintu gerbang utama sebagai benteng keamanan pertama.
Kesiapsiagaan tingkat tinggi ini diterapkan secara konsisten selama 24 jam penuh. Setiap personel yang bertugas di pos penjagaan dilengkapi dengan atribut keselamatan berkualifikasi khusus, mulai dari rompi anti-peluru (body vest), helm taktis, hingga persenjataan lengkap. Kesiapan fisik dan mental ini menjadi modal utama para petugas dalam mengantisipasi segala bentuk potensi gangguan, termasuk tindakan sabotase maupun ancaman terorisme yang menyasar markas kepolisian.
Meskipun pengamanan diperketat dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlapis, pendekatan yang diterapkan kepada masyarakat yang datang berkunjung tetap mengedepankan sisi humanis. Setiap tamu, baik yang berjalan kaki maupun menggunakan kendaraan, diwajibkan untuk melewati pemeriksaan identitas dan barang bawaan di pintu gerbang. Petugas dengan ramah memberikan salam dan sapa, seraya mengarahkan pengunjung menuju pusat pelayanan yang mereka tuju setelah dipastikan dalam kondisi aman.
Kapolres Pangandaran melalui Kasat Samapta menegaskan bahwa pengamanan mako merupakan hal mutlak yang tidak boleh diabaikan demi menjamin keselamatan personel serta masyarakat yang sedang membutuhkan pelayanan kepolisian. Melalui sistem penjagaan yang ketat, disiplin, dan terukur ini, Sat Samapta Polres Pangandaran berkomitmen penuh untuk menutup rapat setiap celah kerawanan, sehingga situasi di lingkungan Mapolres Pangandaran senantiasa berada dalam kondisi yang aman dan kondusif.

















