PANGANDARAN – Guna menekan angka kejahatan jalanan dan memberikan rasa aman bagi masyarakat, personel Sat Samapta Polres Pangandaran mengintensifkan patroli malam hari dengan menyisir berbagai titik rawan. Langkah preventif ini diprioritaskan pada kawasan jalur lintas utama yang minim penerangan, area pemukiman sepi, objek vital, hingga lokasi yang kerap dijadikan tempat berkumpulnya pemuda hingga larut malam.
Dengan mengedepankan metode Blue Light Patrol, armada roda empat dan roda dua dinas bergerak menyalakan lampu rotator biru di sepanjang rute operasional. Kehadiran fisik personel berseragam lengkap di lokasi-lokasi rawan ini bertujuan untuk memberikan efek jera (deterrent effect) bagi para pelaku kriminal, sekaligus mengurungkan niat siapa saja yang berpotensi melakukan gangguan keamanan.
Kasat Samapta Polres Pangandaran Iptu Jajat Jatnika, S.H., M.H., menjelaskan bahwa pemetaan lokasi rawan dilakukan secara dinamis berdasarkan evaluasi laporan masyarakat dan dinamika lapangan. Personel yang bertugas diinstruksikan untuk bertindak tegas namun tetap humanis, termasuk membubarkan kerumunan remaja secara persuasif demi mengantisipasi potensi balap liar, tawuran, maupun penyalahgunaan minuman keras.
Melalui pergelaran patroli malam yang konsisten ini, petugas di lapangan juga menyempatkan diri berdialog dengan warga dan petugas pos ronda untuk saling menukar informasi Kamtibmas. Sinergitas aktif ini diharapkan mampu menjaga wilayah hukum Polres Pangandaran tetap berada dalam situasi yang aman, damai, dan kondusif dari segala bentuk ancaman kejahatan di malam hari.

















