Example floating
Example floating
Example 1600x495
HumasSatsamapta

Pastikan Keamanan Pemudik, Satsamapta Polres Pangandaran Pantau Terminal

527
×

Pastikan Keamanan Pemudik, Satsamapta Polres Pangandaran Pantau Terminal

Sebarkan artikel ini

Pangandaran – Menjelang puncak arus mudik Lebaran 2025, Satuan Samapta Polres Pangandaran melaksanakan patroli dan pemantauan di Terminal Pangandaran untuk memastikan keamanan dan kenyamanan para pemudik. Langkah ini dilakukan guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan, seperti pencurian, penipuan, serta tindak kriminal lainnya.

Kasat Samapta Polres Pangandaran, AKP Wahyu Hidayat, S.H., menyatakan bahwa patroli ini merupakan bagian dari Operasi Ketupat Lodaya 2025 yang bertujuan menjaga kelancaran dan keamanan perjalanan para pemudik.

CALL CENTER
Example 300x600
Kapolres Pangandaran

“Kami melakukan pemantauan di terminal untuk memastikan para pemudik merasa aman selama menunggu keberangkatan. Selain itu, kami juga mengingatkan mereka untuk selalu waspada terhadap barang bawaan dan tidak mudah percaya kepada orang yang tidak dikenal,” ujar AKP Wahyu.

Dalam patroli tersebut, petugas juga berkoordinasi dengan pengelola terminal serta sopir bus untuk meningkatkan kewaspadaan dan memastikan kesiapan angkutan umum dalam menghadapi lonjakan penumpang. Selain itu, petugas memberikan imbauan kepada masyarakat agar melapor ke pihak kepolisian jika menemukan hal yang mencurigakan melalui layanan darurat 110.

Patroli ini akan terus dilakukan hingga arus balik guna memastikan keamanan para pemudik yang datang maupun kembali ke kampung halaman dengan lancar dan selamat.

Example 1800x450

Komentar

Polisi Evakuasi Ibu Bayi yang Ditelantarkan di Terminal Kalipucang dari Dalam Goa
Berita

Polsek Kalipucang bersama personel Polres Pangandaran dan instansi terkait mengevakuasi seorang perempuan yang diduga merupakan ibu dari bayi yang sebelumnya ditemukan di Terminal Kalipucang,

Bayi Perempuan Ditemukan di Terminal Kalipucang, Polisi Telusuri Keberadaan Orang Tua
Hot News

Menurut keterangan pelapor, perempuan tersebut sempat memandikan bayi di musala terminal. Saat diajak berkomunikasi, jawabannya tidak jelas atau mengelantur. Tidak lama kemudian perempuan tersebut menitipkan bayi kepada pelapor dengan pesan agar dirawat selama sepuluh hari