PANGANDARAN – Aktivitas perputaran ekonomi di wilayah Kabupaten Pangandaran tetap berdenyut hingga larut malam, khususnya di sektor kuliner dan pedagang kaki lima (PKL). Guna memberikan rasa aman bagi para pelaku usaha yang mengais rezeki hingga dini hari, personel Sat Samapta Polres Pangandaran melaksanakan patroli jalan kaki dengan menyambangi langsung lapak-lapak pedagang di sepanjang pusat keramaian.
Langkah persuasif ini dilakukan dengan cara mendekati para pedagang yang sedang melayani pembeli atau bersiap menutup lapak mereka. Kehadiran personel kepolisian di waktu-waktu rawan ini bertujuan untuk mengantisipasi potensi tindak pidana seperti pemalakan, peredaran uang palsu, hingga aksi pencurian yang mengincar modal usaha maupun barang dagangan para pelaku usaha mikro tersebut.
Kasat Samapta Polres Pangandaran Iptu Jajat Jatnika, S.H., M.H., menyampaikan bahwa para pedagang malam memiliki tingkat kerawanan yang cukup tinggi karena jam operasional mereka yang berada di waktu istirahat warga. Pihaknya menekankan kepada anggota di lapangan untuk selalu memperlakukan para pedagang sebagai mitra kamtibmas yang penting dan siap mendengarkan setiap keluhan keamanan yang mereka hadapi selama berjualan.
Di sela-sela obrolan hangat, petugas juga mengimbau para pedagang agar tetap waspada saat menghitung uang kembalian di tempat minim penerangan serta segera memanfaatkan Call Center 110 jika melihat adanya gerak-gerik kelompok pemuda yang mencurigakan. Melalui kehadiran polisi yang bersahabat ini, diharapkan para pedagang dapat menjalankan usahanya dengan tenang tanpa dibayangi rasa cemas akan gangguan keamanan.

















