Pangandaran – Upaya mengantisipasi dan mengurangi dampak banjir di wilayah Kecamatan Padaherang terus dilakukan melalui sinergi antara kepolisian, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Jawa Barat.
Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan musyawarah terkait mitigasi permasalahan banjir yang dilaksanakan di Kantor Pemerintahan Desa Paledah, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Kamis (27/8/2026), mulai pukul 10.00 WIB hingga 11.00 WIB.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Camat Padaherang, Kapolsek Padaherang, Hamdan selaku perwakilan Dinas SDA Provinsi Jawa Barat, Kepala Desa Paledah beserta perangkat Desa Paledah. Pertemuan menjadi wadah untuk membahas kondisi banjir yang selama ini kerap terjadi di sejumlah wilayah Kecamatan Padaherang.
Dalam musyawarah tersebut, pembahasan difokuskan pada langkah-langkah mitigasi guna mengurangi risiko dan dampak bencana hidrometeorologi, khususnya banjir. Selain itu, turut dibahas pentingnya pemulihan fungsi Daerah Aliran Sungai (DAS) serta penataan kawasan sempadan sungai secara berkelanjutan.
Wilayah Desa Maruyungsari dan Desa Paledah menjadi salah satu perhatian dalam pembahasan karena kedua wilayah tersebut cukup sering mengalami permasalahan banjir. Kondisi tersebut membutuhkan penanganan secara terpadu dengan melibatkan berbagai pihak agar upaya pencegahan dan pengurangan risiko bencana dapat dilakukan secara optimal.
Kapolsek Padaherang turut mendukung langkah koordinasi dan sinergi lintas sektor tersebut sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan serta memberikan perlindungan kepada masyarakat, terutama dalam menghadapi potensi bencana yang dapat mengganggu aktivitas warga.
Melalui musyawarah tersebut, diharapkan terjalin koordinasi yang semakin baik antara pemerintah, instansi terkait dan masyarakat dalam melakukan mitigasi banjir. Langkah tersebut juga diharapkan dapat menjadi dasar dalam menentukan upaya penanganan yang tepat terhadap persoalan aliran air, kondisi DAS dan kawasan sempadan sungai di wilayah Kecamatan Padaherang.
Kegiatan berlangsung dengan aman, lancar dan kondusif. Sinergi lintas sektor diharapkan terus diperkuat sebagai langkah bersama dalam mewujudkan lingkungan yang lebih aman dan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana banjir.

















