
Siapa bilang urusan Artificial Intelligence (AI) cuma milik anak-anak IT di Silicon Valley? Buktinya, kepolisian kita juga makin melek teknologi! Baru-baru ini, personel dari Polres Pangandaran bikin gebrakan seru dengan menggelar Training of Trainers (TOT) bertema Paham AI langsung di markasnya anak-anak SMKN 1 Cijulang.
Usut punya usut, acara keren ini ternyata bukan kegiatan sembarangan. Ini adalah tindak lanjut dari atensi langsung Divhumas Mabes Polri, lo! Petinggi kepolisian sadar betul kalau zaman sekarang, penjahat siber makin pintar pakai AI buat bikin hoaks, deepfake, sampai penipuan suara yang mirip banget sama aslinya. Makanya, polisi langsung turun gunung buat ngasih “vaksin” anti-hoaks digital ke anak-anak muda.
Di acara TOT ini, para peserta yang terdiri dari guru dan pentolan siswa nggak cuma disuruh duduk manis dengerin ceramah. Sesuai namanya (Training of Trainers), mereka dilatih untuk jadi coach alias pelatih. Jadi, ilmunya nggak berhenti di mereka aja. Mereka punya misi penting buat ngajarin circle pertemanan dan adik kelasnya gimana caranya pakai AI buat hal positif dan gimana ngenalin konten hasil rekayasa mesin.
Langkah Polres Pangandaran ini patut diacungi jempol. Dengan menggandeng anak-anak SMKN 1 Cijulang, kepolisian seolah ngasih pesan penting: Gen Z bukan cuma target pasar atau korban teknologi, tapi agen perubahan. Mulai sekarang, jargon “saring sebelum sharing” udah resmi di-upgrade buat ngadepin era kecerdasan buatan!









