PANGANDARAN – Keberadaan pusat layanan aduan darurat menjadi tumpuan utama masyarakat saat membutuhkan pertolongan cepat dari pihak kepolisian. Menjawab tantangan tersebut, personel Piket Call Center 110 Sat Samapta Polres Pangandaran terus memperketat kesiapsiagaan di ruang kendali operasional guna memastikan setiap panggilan darurat dari warga dapat direspons dan ditindaklanjuti tanpa penundaan.
Sistem piket yang berjalan nonstop ini menjadi jembatan krusial antara masyarakat dan armada penegak hukum di lapangan. Ketika ada laporan masuk mengenai gangguan keamanan, kecelakaan lalu lintas, ataupun potensi konflik sosial, operator piket langsung melakukan pemetaan digital untuk menggerakkan unit patroli roda dua maupun roda empat terdekat agar segera melakukan penanganan taktis di lokasi kejadian.
Kasat Samapta Polres Pangandaran Iptu Jajat Jatnika, S.H., M.H., menekankan bahwa profesionalisme personel yang mengawaki piket 110 adalah kunci dari keberhasilan response time kepolisian. Beliau selalu mengarahkan petugas piket untuk memiliki ketahanan mental yang kuat, jeli dalam memilah validitas informasi, serta mampu mengoordinasikan pergerakan pasukan di lapangan secara presisi demi keselamatan jiwa masyarakat.
Melalui manajemen layanan yang modern dan terukur ini, Polres Pangandaran ingin memastikan bahwa kehadiran negara di tengah kesulitan warga dapat dirasakan secara nyata. Masyarakat diimbau untuk menggunakan layanan bebas pulsa 110 ini secara bertanggung jawab dan menjadikannya sebagai sarana utama dalam menjaga stabilitas Kamtibmas yang kondusif di wilayah Kabupaten Pangandaran.

















